Tajam News

Adem Rasanya , Dua Tim Kampanye Paslon Pilkada Rembang Ikrar Pilkada Damai

REMBANG,mediatajam.com – Kalangan Tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Rembang nomor urut 1 H. Harno – Bayu Andrianto SE dan nomor urut 2 H Abdul Hafidz – H. M Hanies Cholil Barro’ dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Kecamatan sepakat menggelar ikrar Pilkada damai.

Di mana ikrar damai yang dilakukan oleh kedua tim paslon Cabub Cawabup Rembang itu diniatkan untuk bisa memberikan kondisi yang kondusif di kota garam ini.

Tak ayal kegiatan itupun selalu didengungkan oleh tim, relawan maupun pelaku politik secara langsung. Dalam hal ini para calon-calonnya yang dijagokan tersebut.

Sebagai informasi, kampanye damai itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar pendukung masing masing Paslon menjelang pelaksanaan Pilkada serentak yang akan di gelar tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Terlebih saat ini masih dalam kondisi Covid-19 yang dinilai bisa menimbulkan klaster baru. Sehingga dengan gerakan damai dan tanpa provokasi atau gesekan pendukung itulah yang nantinya bisa memberikanya kenyamanan bagi masyarakat luas.

Dalam ikrar lilkada damai itu mereka berjanji akan mematuhi seluruh aturan kampanye sesuai PKPU dan siap menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban agar pilkada di Kabupaten Rembang berjalan aman, damai serta mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

Ketua Tim Sukses Paslon Nomor urut 1 Harno – Bayu Andriyanto Supriyadi Eko Praptomo mengatakan tim pemenangan Harno-Bayu tentu selalu memberikan arahan untuk bisa selalu menekankan menerapkan protokol kesehatan.

Tak hanya perihal protokol kesehatan saja, tim pemenangan pun akan mengedepankan kondusifitas saat Pilkada tahun 2020 di Rembang.

“Kondusifitas Rembang yang harus selalu diperhatikan dan dikedepankan,”ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Sukses Paslon nomor 1 Harno-Bayu Andriyanto, Pujianto pun mengamini apa yang diutarakan oleh rekannya tersebut.

“Dalam melaksanakan kampanye damai di masa pandemi Covid-19 ini, kita selalu mengedepankan protokol kesehatan dan taat pada aturan PKPU. Kalau itu dijalankan pasti akan berjalan kondusif,”kata Pujianto yang juga anggota DPRD dari Partai Gerindra ini.

Ia menyebut, selama ini Tim Harno Bayu menerapkan protokol kesehatan. Sehingga pihak tim juga hanya mengundang masyarakat maksimal 50 orang setiap kali pertemuan.

“Pasangan Harno Bayu dan Tim Kabupaten terjun langsung dari kecamatan-kecamatan maupun desa untuk menarik simpati masyarakat dengan menyampaikan visi-misi dan tanpa menyudutkan paslon lain yang akan menimbulkan efek negatif di kalangan masyarakat. Dan itu juga undangan dibatasi demi menjaga protokol yang ada, aturan yang ada pula demi masyarakat Rembang,”paparnya.

“Kita mengedepankan kampanye yang santun, agar masyarakat tetap kondusif, tetap mematuhi protokol Covid-19 agar masyarakat tetap sehat. Beda pilihan tidak masalah, yang penting kita tetap saudara,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses paslon nomor urut 2 Hafid-Hanies, Zaimul Umam atau yang akrab dipanggil Gus Umam mengutarakan jika tanggung jawab kondusifitas Rembang bukan hanya di tangan Polri-TNI. Namun juga menjadi tanggung jawab bersama.

“Tentu dengan pilkada damai, ini menjadi tanggung jawab bersama. Baik itu masyarakat, maupun tim dan relawan paslon bahkan calonnya itu,”katanya.

Tak hanya itu, ia juga selalu mensosialisasikan perihal protokol kesehatan di saat kegiatan pilkada damai. Mengingat saat ini Pilkada tahun 2020 digelar masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

“Soal sosialisasi pilkada damai kita selalu mengarahkan untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan bagi semua kalangan. Nah yang paling inti ialah kita (tim 1 dan 2) jangan terlalu rekatif terhadap informasi atau isu yang belum dikroscek kebenanrannya. Jika terlalu reaktif, maka tentu akan menyulut hal negatif jika belum dicek kebenarannya. Beda pilihan boleh, namun persaudaraan, persahabatan tetap dijaga,”paparnya.

Kemudian saat ditanya jumlah anggota tim sukses tingkat Kecamatan, adik dari Gus Baha’ ini menjabarkan jika tim Hafidz-Hanies yang ada di tingkat Kecamatan sekitar 10 orang per kecamatan dan itupun tergantung luasan wilayah.

“Per kecamatan ada 10an orang. Ya tergantung luasan wilayah. Kalau diperkirakan ya sekitaran 200an orang se Kabupaten Rembang (seluruh kecamatan, red),”pungkasnya.(San)