Tajam News

Akibat Kontur Tanah Gerak , Jalan Penghubung Antar Kecamatan Retak Sepanjang 100 Meter

REMBANG,Mediatajam. Com – Poros Jalan penghubung antar Kecamatan Lasem dan Pancur tepatnya di Desa Jeruk Kecamatan Pancur mengalami  keretakan.
Akibat keretakan itu akses  jalan dari dari Desa Jeruk ke Desa Doropayung Pencur  sepanjang kurang lebih 100 meter terbelah menjadi dua.

Salah seorang warga Doropayung, Kecamatan Pancur Sugeng Sarwono mengungkapkan jika kondisi kerusakan jalan  itu terjadi sudah sejak sebulan lalu.

“Jalan ini  dibangun sekitar tahun 2016 lalu. Namun untuk keretakan ini sudah  terjadi sejak  sebulan yang  lalu,”terangnya

Menurutnya, kerusakan itu akibat adanya  pergerakan tanah. Selain jalan, beberapa rumah warga desa setempat juga mengalami hal yang sama di bagian temboknya.

“Ya kerusakan Ini mungkin karena itu (kontur tanah gerak) dan bukan disebabkan kualitas proyek. Lha wong aspalnya saja ini  masih tebal dan bagus  ,” katanya.

Di suatu sisi, ia berharap kepada Pemkab Rembang untuk segera memperbaiki  kerusakan  jalan itu. Mengingat kondisi keretakan semakin lebar dan  bisa memicu kecelakaan .Terlebih saat  malam hari jalanan  tersebut minim penerangan.

“Meski belum ada kecelakaan lantaran keretakan ini, tapi jika dibiarkan tentunya akan bisa berakibat fatal pada pengguna jalan,”urainya.

Kepala Bidang Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUtaru) Kbupaten Rembang, Genro Wiyono ST saat dikonfirmasi membenarkan jika kerusakan jalan itu terjadi beberapa pekan lalu

Hanya saja, penanganan ini akan dilakukanya secara cepat. Yakni bulan Desember ini.

“Tentunya bulan Desember ini penanganannya,”ungkapnya saat saat meninjau lokasi kerusakan di Desa Doropayung Rabu (5/12)

Kemudian saat disinggung titik mana saja jalan Kabupaten yang mengalami keretakan, ia menjabarkan selain Doropayung dan Jeruk Pancur, juga ada di beberapa titik lainnya.

“Di Sumber (Dekat SMA) ada, lalu di jurusan Sulang Sumber juga ada. Tentunya akan kita kroscek lagi,”ujar dia.

“Ini akibat dari kontur tanah yang gerak. Untuk menangani ini akan kita bersihkan, kita tambal-tambal. Sebab ini hanya bersifat sementara,”pungkasnya. (san)