Tajam News

Angin Segar, Anggota Muda Di DPRD Kendal Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

Kendal, Mediatajam.com – Sebanyak 45 anggota DPRD Kendal periode 2019-2014 telah diambil sumpah jabatan oleh ketua pengadilan negeri Kendal Betsji Sikse Manoe Rabu (14/8/2019) Siang Tadi Diruang gedung DPRD kendal

Untuk pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kendal, Betsji Siske Manoe di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kendal. Dari 45 orang tersebut, sebanyak 22 orang merupakan wajah baru, sedangkan 23 orang lainnya merupakan anggota DPRD Kendal periode sebelumnya.

Ketua DPRD Kendal, Prapto Utomo selaku pimpinan sidang mengumumkan Muhamad Makmun dari PKB, partai politik peraih suara terbanyak pertama sebagai ketua sementara dan Ahmat Suyuti dari PDIP parpol peraih suara terbanyak kedua menjadi wakil ketua sementara. Selanjutnya, usai dilakukan pelantikan, sidang dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Kendal, Muhammad Makmun.

Ketua DPRD Prapto Utomo,menyerahkan jabatan kepada ketua DPRD Kendal Sementara Muhammad Makmun.

Wakil Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Yang Juga menjabat Ketua DPRD Kendal Sementara mengatakan, hari ini juga akan berkomunikasi dengan parpol peraih suara terbanyak pertama sampai keempat untuk menentukan pimpinan definitif yang akan disampaikan kepada Gubernur Jateng untuk mendapatkan SK, yaitu ketua, wakil ketua 1 sampai 3.

Setelah pimpinan definitif terbentuk, selanjutnya dilakukan pembentukan alat kelengkapan dewan secara seperti komisi, badan anggaran, badan musyawarah, badan legislasi, dan badan kehormatan. “Kami secepat mungkin menentukan pimpinan definitif, karena di tahun 2019 banyak agenda yang harus diselesaikan, di antaranya menyelesaikan APBD Perubahan dan mandat Pansus RTRW yang belum terselesaikan,” katanya.

Mengenai anggota dewan baru pertama duduk di DPRD, makmun mengatakan, bahwa sesuai dengan tatatertib DPRD, maka setiap anggota DPRD harus mengikuti orientasi selama empat hari. “Orientasi ini dikoordinir oleh provinsi, sehingga untuk jadwalnya menunggu dari provinsi,” katanya.

Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono selaku pimpinan sidang mengumumkan Muhamad Makmun dari PKB, partai politik peraih suara terbanyak pertama sebagai ketua sementara dan Ahmat Suyuti daro PDI P, parpol peraih suara terbanyak kedua menjadi wakil ketua sementara. Selanjutnya, usai dilakukan pelantikan, sidang dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Kendal, Muhammad Makmun.

Irwan subiyanto mewakili Anggota dewan Dari PPP dapil 6 Cepiring, Kangkung, Rowosari.

Wakil Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, mengatakan, hari ini juga akan berkomunikasi dengan parpol peraih suara terbanyak pertama sampai keempat untuk menentukan pimpinan definitif yang akan disampaikan kepada Gubernur Jateng untuk mendapatkan SK, yaitu ketua, wakil ketua 1 sampai 3.

Setelah pimpinan definitif terbentuk, selanjutnya dilakukan pembentukan alat kelengkapan dewan secara seperti komisi, badan anggaran, badan musyawarah, badan legislasi, dan badan kehormatan. “Kami secepat mungkin menentukan pimpinan definitif, karena di tahun 2019 banyak agenda yang harus diselesaikan, di antaranya menyelesaikan APBD Perubahan dan mandat Pansus RTRW yang belum terselesaikan,” katanya.

Selain itu makmun,menegaskan bahwa sesuai dengan tatatertib DPRD, maka setiap anggota DPRD harus mengikuti orientasi selama empat hari. “Orientasi ini dikoordinir oleh provinsi, sehingga untuk jadwalnya menunggu dari provinsi,” katanya.

Sementara itu, Irwan subianto, selaku anggota DPRD baru untuk ke depan kinerja anggota DPRD Kendal usia muda 30 tahun ini bisa membawa angin segar dalam memberikan kontribusi,Inovasi, warna baru untuk kemajuan kota kendal, ucapnya.

Kedepan sebagai wakil rakyat bisa mengawal aspirasi rakyat dalam kebijakan pemerintah daerah,pungkasnya

Sidang paripurna luar biasa ini dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa yang membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Pesan Gubernur,selamat berjuang dewan perwakilan rakyat (DPRD)Kendal periode 2019_2024 yang hari ini dilantik,Semoga bisa menjalankan amanah rakyat dalam mengawal program-program pemerintah yang tepat sasaran.(m.syifak)