Tajam News

Audensi , Kuasa Hukum Bacakades Desa Blimbing Beberkan Dugaan Permintaan Uang

REMBANG,mediatajam.com  – Lantaran dinyatakan berkas persyaratan pencalonannya sebagai calon kades tidak memenuhi syarat oleh Panitia Pilkades.

Seorang Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Desa Blimbing Kecamatan Sluke bernama Siti Komsah mengadu ke Komisi 1 DPRD Rembang untuk menggelar audensi dengan seluruh Panitia Pilkades baik tingkat desa Kecamatan hingga panitia Pilkades tingkat Kabupaten Jumat (11/10)

Atas adanya aduan itu
DPRD Rembang menggelar Audensi di ruang Paripurna dengan menghadirkan Asisten 1 Setda Rembang Ahmad Mualif Kepala Bagian Tata Pemerintahan Nur Purnomo Mukdiwidodo , Camat Sluke Haryadi .Ketua dan Anggota Panitia Pilkades Desa Blimbing Kecamatan Sluke

Kuasa hukum Siti Komsah, Darmawan Budiharto dihadapan Wakil Ketua DPRD Rembang
M Ridwan dan Ketua Komisi 1 Mashadi membeberkan tidak diloloskan kliennya menjadi calon kades diduga karena tidak menuruti adanya permintaan uang, terkait Siti Komsah diloloskan memenuhi syarat atau tidak.Darmawan mengklaim telah memiliki bukti percakapan antara Sekretaris Desa Blimbing dengan suami kliennya bernama Suyanto.

Menurut Darmawan dalam isi percakapan itu Sekretaris Desa Blimbing mengatasnamakan Camat, menyebutkan permintaan uang dengan jumlah fantastis. Namun , permintaan itu tidak dipenuhi oleh kliennya .

“Kalau klien kami menuruti, saya tidak mungkin duduk di sini. Jumlah uang yang diminta cukup fantastis. Perhitungannya, dulu untuk jadi perangkat desa saja sekian, lha ini kan kepala desa yang posisinya lebih tinggi ketimbang perangkat desa,”bebernya

Lebih lanjut kata Darmawan Pilkades Desa Blimbing dipastikan ada yang tidak beres dalam. Apalagi panitia pemilihan kepala desa Blimbing tidak pernah mengeluarkan keputusan penetapan calon.
Namun ditangani oleh panitia pengawas tingkat kecamatan.

“Sampai akhirnya Siti Komsah dinyatakan tidak memenuhi syarat dengan dasar berita acara penelitian berkas dari panitia pengawas kecamatan, “ ungka Darmawan .

Sementara itu Ketua panitia Pilkades Desa Blimbing, Ahmad Toha yang hadir dalam audiensi itu mengatakan awal mulanya ia menduduki posisi sebagai wakil ketua .

Namun kemudian ia ditunjuk menjadi ketua panitia, sehingga dirinya belum begitu memahami Peraturan Bupati tentang Pilkades. Atas kondisi itu pihaknya memohon panitia pengawas kecamatan untuk membantu meneliti berkas persyaratan bakal calon Kades, sampai akhirnya pada tanggal 04 Oktober ia menerima amplop tertutup, berisi penetapan calon dari panitia pengawas kecamatan.

“Mohon maaf di desa Blimbing itu jumlah warganya sedikit , kalau ada rapat, orang-orangnya ya itu-itu saja. Dengan keragu-raguan saya, akhirnya saya memohon panitia pengawas kecamatan untuk meneliti ulang berkas. Pada waktu tanggal 04 itu, saya terima amplop masih tertutup. Saya nggak tahu isinya bagaimana, ya tinggal saya baca, “terangnya

Sementara itu Camat Sluke, Haryadi saat dikonfirmasi wartawan seusai audiensi mengaku tidak tahu menahu soal adanya permintaan uang kepada bakal calon kepala desa,
Siti Komsah.

“Dia (Darmawan-Red) tadi nggak sebut nama kan, apa berani. Makanya, sudahlah, “ ujar Haryadi singkat.

Wakil ketua DPRD Muhamad Ridwan selaku pimpinan rapat dalam audensi itu menegaskan sudah menampung informasi dari berbagai pihak, untuk bahan tindak lanjut. (San)