Peristiwa

Bib Luthfi : Jangan Jadikan Merah Putih Seremonial Saja

REMBANG,MediaTajam.com _ Apabila jiwa nasionalisme pada diri generasi penerus bangsa luntur, maka tidak mustahil perpecahan bangsa dan negara akan terjadi.

Kerap kali kita hanya menghormati bendera merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya sebagai bentuk seremonial saja tanpa pernah mengamalkan serta meresapinya.

Hal tersebut disampaikan Habib Lutfi Bin Yahya saat memberikan tausiyah tentang nasionalisme pada kegiatan Haul Habib Burhan atau Mbah Santri di Komplek Makam Desa Tireman Kecamatan Kota Rembang, pada Rabu (18/10/2017) malam.

Padahal menurut tokoh ulama nasional tersebut, di balik bendera merah putih tersebut terdapat arti yang mendalam. Yakni di sana (merah putih) ada pengorbanan yang luar biasa dari para pejuang.

Selain itu ia juga mengutarakan supaya dapat menghayati makna lagu kebangsaan indonesia raya maka harus faham akan sejarah itu. Terlebih di setiap kata dan bait lagu tersebut memiliki makna yang mendalam untuk mengingatkan akan cita-cita bangsa.

“Mengapa kita harus menghormati bendera merah putih ? Karena di dalamnya ada tiga hal penting. Yakni harga diri bangsa, jatidiri bangsa
, dan Kehormatan bangsa.

Jangan sampai bangsa kita, negara kita dipecah belah oleh oknum manusia yang ingin menguasai Indonesia. Negara kita ini negara yang kaya, negara besar dan kuat,” imbuhnya.

Perlu diketahui, acara Haul Habib Burhan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Santri turut dihadiri oleh Bupati Rembang H.Abdul Hafidz Jajaran Kodim 0720 dan Polres Rembang serta Muspika setempat **Hasan Yahya