Tajam News Hukum

BNNP Jateng Ungkap Ganja Kering Disembunyikan Dalam Paket Kopi Kemasan Dari Aceh

SEMARANG,MEDIATAJAM.COM _ Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggagalkan pengiriman narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) jenis ganja seberat 10,5 kg yang diduga bakal diedarkan ke sejumlah wilayah di Jateng.

“Kasus pengiriman ganja itu dibongkar oleh aparat BNN Provinsi Jateng saat diambil oleh dua orang tersangka berinisial S dan MSH di Kantor Pos Kota Semarang, di Jl.Imam Barjo Pleburan pada hari Jum’at (6/10/2017)”, kata Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo saat gelar kasus Kamis pagi 12 Oktober 2017 di halaman BNNP Jateng.

ganja kering dimasukan dalam kemasan kopi

Menurut Tri Agus, Ganja dengan berat total mencapai 10,5 kg itu merupakan paket kiriman dari Pulau Sumatra. Ganja itu dikirim dengan cara dibungkus bersama bubuk kopi

Sebelum mengungkap kasus pengiriman narkoba jenis ganja itu, BNN Provinsi Jateng sudah mendapat informasi terkait pengiriman barang tersebut.  Oleh karenanya, saat barang terlarang itu diambil oleh para tersangka petugas BNN pun langsung melakukan penyergapan.

“Saat petugas BNNP Jateng melakukan penyelidikan di sekitar Kantor Pos Imam Barjo Semarang, tim melihat dua orang mengendarai Taxi Express sedang mengambil paket itu, tim kemudian melakukan penangkapan”, tambah Brigjen.Pol.Tri Agus.

Kedua tersangka adalah Supriyanto warga ds.morotanjek malang dan M.Saddam Husen warga ds.keling Kediri. Setelah dilakukan pembukaan pada paket terssebut seberat masing-masing 20 kg yang didalamnya berisi 20 bungkus kopi hitam.

Setelah dibuka bungkus kopi tersebut, didalamnya ternyata ada paket ganbja kering yang sudah di pres dengan berat masing-masing 500 gram. Jadi total ganja yang di selendupkan di dalam kopi tersebut 10,68 kg.

Kedua pelaku mengaku mengambil paket ganja itu atas perintah Agus Santoso seorang narapidana LP Sorong Sidoarjo. Mereka berangkat dari terminal Kediri menuju Semarang untuk mengambil paket itu dengan upah yang belum di kasih tahu oleh Agus.  Menurut Saddam paket itu akan dibawa ke bali atas pesanan orang lain yang bernama ketut.

Saat in kasus tersebut masih didalami dengan berkoordinasi dengan BNNP setempat. **SEFRIN