Tajam News

Cabut  Pendaftaran Bacawabup ,  DPC PPP Rembang Menilai   Bayu Andriyanto Tergesa-gesa  Ambil Keputusan 

REMBANG,mediatajam.com -Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Rembang memastikan Bayu Andriyanto sudah dicoret dari proses penjaringan calon Wakil Bupati untuk Pilkada Rembang 2020. Meski demikian, pihak partai tetap menyayangkan pengunduran diri Wakil Bupati petahana tersebut.
Wakil Ketua bidang Advokasi DPC PPP Kabupaten Rembang, Kholid Suyono, menilai, langkah Bayu Andriyanto dalam menyampaikan surat terbuka di hadapan awak media pada Jumat (17/7), tidak sepatutnya dilakukan. Namun pihak partai tetap menghormati keputusan yang bersangkutan.
“Saya menyayangkan surat terbuka tersebut terkesan tergesa-gesa dan baper. Toh demikian saya juga menghormati, hak Pribadi dari Pak Bayu untuk menyatakan pengunduran diri dari kontestasi pencalonan cawabup dari PPP,” kata Kholid, melalui sambungan telepon, Minggu (19/7) siang.
Kepada wartawan, pihaknya mengaku meragukan informasi pada surat terbuka tersebut. Disebutkan bahwa Bayu Andriyanto tidak diinginkan sebagai calon wabup mendampingi Abdul Hafidz. Pihaknya menegaskan informasi tersebut, tidak bisa dipastikan kebenarannya. Sebab sumbernya pun tidak jelas.
“Kami tidak pernah mendengar ataupun melihat Abdul Hafidz mengatakan tidak menghendaki atau tidak menerima pak Bayu sebagai calon Wakil Bupati dalam Pilkada 2020,” imbuhnya.
Di sisi lain, kata dia, kepastian mundurnya Bayu Andriyanto dari bakal calon wakil Bupati, disebutnya akan lebih memudahkan kerja partai. Yakni pada simulasi pasangan bakal calon yang ditargetkan rampung pada Agustus 2020.
Hingga kemarin, dari empat bakal calon yang mendaftarkan diri ke DPC PPP Rembang, Kata Kholid, dua orang yakni Harno dan Bayu Andriyanto telah dinyatakan mundur oleh pihak DPC PPP Rembang.
Saat ini, ungkapnya tinggal dua nama yang tersisa menjadi bacawabup. Mereka adalah Zaimul Umam NS (Gus Umam, mantan anggota DPRD Rembang asal Kragan, dan Arifin dari Kecamatan Sumber, yang dikenal sebagai pengusaha.
Namun pihaknya menggarisbawahi nama calon yang diputuskan oleh DPC PPP Rembang masih harus mendapat restu dari pimpinan pusat. “DPP PPP mempunyai hak preogratif untuk memberikan Rekomendasi pada siapapun juga, termasuk pada yang baru sama sekali,” pungkasnya.(San)