Tajam News

Dapat Piagam Opini WTP. Bupati Rembang Abdul Hafidz : Prosesnya Itu Sangat Berat

REMBANG ,mediatajam.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menerima piagam opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Pusat .

Piagam diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah sekaligus penandatanganan nota kesepahaman , di ruang rapat Bupati Rembang Senin (7/10).

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Sulaimansyah dalam sambutannya mengatakan pemberian piagam opini WTP sebagai bentuk apresiasi kepada Kabupaten Rembang atas pengelolaan keuangan dan pertanggung jawaban dari keuangan daerah dengan standar tertinggi.

“Pemerintah pusat sangat mengapresiasi atas pengelolaan keuangan dan pertanggung jawaban dari keuangan daerah dengan standar tertinggi. Opini WTP itu merupakan standar tertinggi pemerintah pusat yang dalam hal ini diwakili oleh Menteri Keuangan memberikan apresiasi, memberikan penghargaan melalui piagam ini.” Imbuhnya.

Sulaimansyah menambahkan jika pada tahun-tahun sebelumnya penyerahan penghargaan tahunan itu, diberikan di Jakarta sebagai ibukota negara Republik Indonesia (RI) maka tahun 2019 ini, dilaksanakan berbeda. Karena sesuai instruksi Presiden RI, pemberian penghargaan diberikan langsung ke kabupaten / kota penerima penghargaan sebagai bentuk pendekatan pelayanan kepada daerah.

Sulaimansyah mengharapkan penghargaan yang sudah diraih agar terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Sementara itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz menuturkan kabupaten Rembang ini menuju opini WTP dirasa sangat berat. Karena dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama berpuluh-tahun terkendala soal pengelolan aset daerah.

“Opini WTP merupakan sejarah untuk Rembang ini. Untuk menuju ke situ (opini WTP) itu, berat, Pak. Karena di dalam pemeriksaan BPK ini soal aset ini selama berpuluh-puluh tahun tidak memperhatikan lebih detail. Tetapi menuju WTP lebih detail. Selama satu tahun setengah, semua OPD kita tekan supaya aset ini bisa tertata dengan baik. Teradministrasi dengan baik. Kemudian terlacak dengan baik.” Ujarnya.

Selain itu beratnya memperoleh WTP menurut Bupati karena kabupaten Rembang merupakan daerah perbatasan. Pasalnya, kabupaten Rembang berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur. Biasanya daerah perbatasan merupakan daerah tertinggal.”tandasnya

Seperti diketahui sebelumnya pada tahun 2018 lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, menerima mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Pusat atas pengelolaan keuangan dan pertanggung jawaban dari keuangan daerah dengan standar tertinggi.(san)