Tajam News

Dorong Solidaritas Bupati Rembang Himbau ASN Bantu Korban Kebakaran Dintanpan

REMBANG,mediatajam.com – Maraknya peristiwa kebakaran yang terjadi silih berganti di wilayah Kabupaten Rembang tentunya menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat di kota garam

Salah satunya yang terjadi di komplek kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang belum lama ini

Dalam peristiwa itu sedikitnya 13 sepeda motor dua unit mobil ikut hangus terbakar. Empat sepeda motor merupakan milik pegawai Dintanpan. Sedangkan 3 lainnya masing-masing milik siswa PKL, tamu dan pekerja bangunan, sedangkan 2 unit mobil miliki pegawai Dintanpan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang H. Abdul Hafidz menghimbau kepada seluruh masyarakat dan Kantor Orgnisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pengecekan instalasi jaringan listrik yang terpasang di rumah maupun kantor. Selain itu menjauhkan bahan yang mudah terbakar di dekat instalasi listrik sangat dianjurkan, agar saat timbul percikan api yang dikarenakan konsleting listrik, api tidak menjalar kemana-mana.

Insiden di Dintanpan menjadi salah satu bahan evauasi. Jangan sampai bencana tersebut terulang kembali di perkantoran lainnya.

Bupati juga memastikan, tidak ada bantuan untuk para korban kebakaran di Kantor Dinatanpan dari Bagian Kesra. Namun dirinya akan mendorong kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab untuk menunjukan sikap solidaritas.

“Karena ini tidak ada unsur kesengajaan dan tetap menjadi perhatian kita, dinas-dinas yang lain supaya bisa memeriksa kondisi instalasi listriknya masing-masing. Saya himbau kemarin kepada dinas untuk ada rasa kesetiakawanan jadi agar iuran untuk membantu korban, jadi mana yang diprioritaskan untuk dibantu. Apalagi ada anak magang yang ingin membantu tugas di dinas pertanian malah kena musibah. Tidak hanya dinas pertanian namun saya himbau semua ASN agar iuran seikhlasnya,” kata Bupati Hafidz.

Sementara itu Kepala Dintanpan Suratmin mengatakan, saat ini sudah ada beberapa pegawai dinas yang menyumbangkan dananya. Ada yang menyumbangkan sebesar Rp 500 ribu, ada juga yang menyumbangkan sebesar Rp 5 juta.

Dirinya menegaskan, sumbangan dana yang dihimpun sifatnya suka rela. Pihaknya tidak memaksa, dan hanya menekankan sikap setia kawan terhadap karyawan lain yang menjadi korban kebakaran.(san)