Peristiwa

Dua Pencuri Spesialis Minimarket Dibekuk Polisi

REMBANG,mediatajam.com – Tim satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Rembang berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian barang di mini market Rabu (16/09/2020).

Kedua tersangka pelaku yang ditangkap itu masing -masing berinisial H (31) Warga Rembang dan BA (24) warga Kabupaten Kudus.

Kedua pelaku itu sebelumnya juga melakukan aksi pencurian serupa
di 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di Wilayah Kabupaten Rembang Kota.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre menjelaskan berdasarkan laporan pengaduan awal dari Kepala Toko Minimarket yang berlokasi di Pasar Banggi tentang kejadian pencurian barang di TKP Minimarket Pasar Banggi pada Minggu 23 Agustus 2020 lalu, sekira pukul 07.30 WIB.

“Selanjutnya Polres bersama
Polsek Rembang kota melakukan penyelidikan, dikarenakan modusnya sama yakni dengan mencongkel dan merusak melalui atap,” terangnya.

“Ketujuh TKP, Minimarket yang disatroni kedua tersangka ini masing – masing berlokasi di Desa Pasar Banggi sebanyak 2 kali, kemudian di Desa Gegugung Kulon sebanyak 2 kali, dan Minimarket di barat Pasar Rembang sebanyak 3 kali,” bebernya

Lebih lanjut AKBP Kurniawan menjelaskan kedua tersangka pelaku ini saat melakukan aksinya, mereka terlebih dulu melihat situasi bangunan minimarket tersebut. Jika bangunan minimarket tersebut memiliki dua lantai, mereka berupaya naik masuk ke lantai dua dan mencongkel pintu, jika bangunan minimarket hanya memiliki satu lantai, mereka berupaya masuk lewat atap bangunan.

“Barang barang hasil kejahatan tersebut oleh mereka ada yang dijual dan di konsumsi sendiri, seperti rokok, makanan, dan ada yang dijual di beberapa orang,.
Adapun penadahnya hingga saat ini masih dalam penyelidikan Polres Rembang,”ungkapnya

Selain mengamankan kedua tersangka pelaku Polres Rembang berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 set rumah kunci keadaan rusak, 2 lembar plafon keadaan rusak, 1 buah kunci inggris, 5 buah popok bayi, 21 pres rokok berbagai merk, dan 1 unit KBM Daihatsu Xenia nopol K 9238 LK,

Atas perbuatannya kedua tersangka kami sangkakan Pasal 363 ayat (1) Ke-3e, Ke -4e dan Ke-5e KUH Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” ungkapya

Sementara itu tersangka berinisial H (31) mengaku saat melakukan aksinya, pihaknya hanya menggunakan penutup kepala dan tidak melakukan survey terlebih dulu yakni langsung menuju TKP.

“Saya melakukan itu karena kebutuhan ekonomi, kita berdua bagi tugas, saya bagian masuk dalam toko, sedangkan yang berada diluar tersangka BA (24),”tandasnya.

“Biasanya pada pukul 02.00 WIB dini hari, karena pada jam – jam sepi saya baru beraksi,” pungkasnya.(san)