Tajam News

Dugaan Pungli PTSL Mengadu BKBH FH Unisbank

Semarang,mediatajam.com – Sejumlah 8 (delapan) warga Dukuh Lomansari, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal mengunjungi Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) FH Unisbank Semarang.

Mereka mengadukan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi program nasional pemerintahan Jokowi. Sejumlah 177 pendaftar PTSL di dukuh Lomansari terbengkalai belum tuntas.

Mualim, salah satu perwakilan warga mengharapkan BKBH FH Unisbank melakukan pendampingan hukum terhadap program PTSL ini. Banyak warga yang ditarik bervariasi, mulai dari 100 ribu hingga 975 ribu rupiah.” Yang sudah terlanjur bayar uangnya di kembalikan dan disisakan 450 ribu. Warsito warga Rt 01/16, sempat di tarik 975 ribu, namun ketika banyak warga yang protes uangnya di kembalikan 525 ribu,”ceritanya saat mengadu ke BKBH FH Unisbank.

“Kita pengen memperjelas, ini ada dugaan pungli atau tidak, jika ada mohon penegak hukum melakukan tindakan, harapnya. Mualim menambahkan, kita masih berharap 177 pendaftar PTSL diselesaikan,ini kan sudah lama sejak September 2019, masak dari sekarang belum selesai,” katanya.

Menanggapi pengaduan ini, Sukarman SH.MH ketua BKBH FH Unisbank Semarang akan melakukan identifikasi data terlebih dahulu. Dalam waktu dekat kita akan buatkan surat kuasa untuk melakukan pendampingan hukum.

“Jika memang ada pungli, kita akan laporan ke Presiden RI supaya tahu. Tidak kalah penting adalah memastikan penyebab 177 pendaftar PTSL kok belum jadi padahal sudah satu tahun,”jelasnya. **Sefrin