Tajam News

Enam Penyandang Disabilitas Ini Senang Terima Kaki Palsu Bantuan YBM PLN UP3 Semarang

Semarang,mediatajam.com – Memasuki pungkas tahun 2020, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Semarang menyerahkan bantuan kaki palsu kepada 6 orang penyandang disabilitas. Penyerahan dilakukan di Kantor perwakilan IZI Jateng Jl.Puspowarno No.25 Kel.Bojong Salaman Semarang Barat pada Senin (21/12/20).

Perwakilan Pengurus YBM PLN UP3 Semarang, Wahyudi menyampaikan harapan besar untuk para penerima manfaat kaki palsu. “Kami berharap dengan adanya pemberian kaki palsu ini bisa menambah semangat bagi mereka, bisa memperbaiki kualitas hidup menjadi lebih baik lagi dalam menafkahi keluarga. Misi kami adalah bisa menjadikan mustahik menjadi muzakki,” kata Wahyudi.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya terbuka jika ada pengajuan bantuan untuk program lainnya dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang ada. Tidak terbatas hanya bantuan kaki palsu.
Sementara itu Kepala Kantor IZI Perwakilan Jawa Tengah Djoko Adhi menyampaikan harapan dan doa terbaiknya.

“Mudah-mudahan kaki palsu ini menambah keberkahan, produktivitas bekerja dan beribadah, serta menambah semangat dalam mencari nafkah. Semoga memberikan keberkahan yang sebesar-besarnya bagi pegawai PLN UP3 Demak dan para penerima manfaat,” ungkapnya.

Joko menambahkan jika sepanjang tahun 2020 ini pihaknya telah menyalurkan sekitar 30 buah kaki palsu untuk para penyandang disabilitas di sejumlah daerah.

Wahyudi Perwakilan Pengurus YBM PLN UP3 Semarang

“Untuk penghujung tahun ini masih ada sekali lagi pembagian kaki palsu tetapi dengan pemberi bantuan yang berbeda ,” pungkasnya.
Sutrisno (38) salah satu penerima kaki palsu mengaju gembira dan sangat bersyukur atas bantuan ini. Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagi tukang potong rambut ini kehilangan kakinya akaibat kecelakaan dijalan raya.

“Terima kasih kepada para pihak yang sudah memberikan bantuan kaki palsu ini, alhamdulilah sangat bermanfaat bagi saya untuk beraktifitas dalam.mrncari nafkah untuk keluarga,” katanya dengan nada pelan.

Takhanya kaki palsu para penyandang disabilitas ini juga menerima bantuan paket sembako.**Sefrin