Tajam News

FORKOMMAS Jateng Aksi Bencana Banjir Di Semarang

Ketua Umum Adhi Siswanto Wisnu Nugroho tengah turun lansung dalam memberikan bantuan aksi banjir Ngaliyan Semarang.

Semarang.Mediatajam.Com.Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat ( FORKOMMAS ) RI yang dipimpin langsung Ketua Umum Adhi Siswanto Wisnu Nugroho Kembali melakukan Aksi Sosial ,Aksi sosial kali ini sebagai wujud kepeduluian terhadap para korban Banjir yang terjadi di sebagian wilayah Kota Semarang khususnnya di Wonosari Kec.Ngaliyan dan Gayamsari Semarang.

Dalam Aksi Sosial Kali ini juga di dampingi wakil Ketua Bidang Sosial dan Kerohanian FORKOMMAS Jawa Tengah Irwan Leokita S,E,serta Resimen XI Yudha Putra Pemuda Panca Marga. Bantuan diterima langsung oleh warga dengan dipimpin Lurah Wonosari dan Ketua RW VII Ustdz Mashudi serta Mangkang Wetan yang di terima Perangkat RW Agus Setiawan.

Ketua Umum Forkommas Jateng Adhi Siswanto Wisnu Nugroho mengatakan,
Forkommas peduli korban banjir kali ini memberikan bantuan yaitu berupa 50 Dus Biskuit, 20 Dus Mie Instans, 20 Air Mineral Botol.

“Selain itu kami juga membagikan 700 Nasi Bungkus yang juga di serahkan langsung ke KODIM 0733/BS untuk membantu korban banjir didaerah Kampung Siwalan Kecamatan Gayamsari.”jelas Adhi.dalam keterangan tertulisnnya yang di terima Redaksi Mediatajam.Com minggu (14/2/2021).

Adhi Menambahkan ,bahwa FORKOMMAS masih tetap eksis menghadapi bencana ini dengan membuka Posko Banjir dan Dapur Umum di Kelurahan Tri Mulyo Genuk,

“Apalagi ini sudah masuh Cap Go Meh sangat rawan kembali Banjir karena curah hujan pasti masih tinggi,Kami siap membantu aparatur pemerintah baik Pemkot maupun TNI POLRI untuk membantu masyarakat mengatasi persoalan Banjir ini sehingga Kami berharap Kota Semarang tidak akan jadi langganan Banjir lagi “harapnya.

Sementara,Irwan Leokita S.E menambahkan,dalam aksi sosial ini
merupakan rasa keprihatinan terhadap banjir yang kembali melanda Kota Semarang secara besar2an, padahal kata dia sudah 10 tahun Semarang tidak pernah banjir.

“Menurut kami Banjir ini selain faktor Cuaca juga ada kaitannya dengan penataan tata ruang kota Semarang yang menyimpang sehingga mempunyai Masalah AMDAL misalnya proyek proyek Perumahan baru, dan mall baru. Kemudian pompa yang mati seperti di Puri Anjasmoro, tapi kami sangat salut juga dengan pemerintah kota Semarang yang sangat Sigap dan Cepat mengatasi Bencana Banjir besar ini. Harapan kami Seoga cepat surut dan bisa teratasi.”imbuhnya.**Tomo