Tajam News

Forum Kades Terpilih 2019 , Adukan Proses Pembentukan BPD

REMBANG,mediatajam.com – Tujuh calon kepala desa terpilih dari Kecamatan Sarang yang tergabung dalam Forum Kades Terpilih 2019 .

Mengadukan proses pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepada Bupati dan Ketua DPRD Rembang

Mereka mengadukan permasalahan itu karena , proses pembentukan BPD yang dilakukan dinilai tidak demokratis , transparan dan tidak sesuai dengan perundang-undangan
yang berlaku.

Proses pembentukan BPD yang diadukan itu meliputi Desa Bonjor, Desa Tawangrejo, Desa Baturno, Desa Lodan Kulon, Desa Gunungmulyo, Desa Gonggang dan Desa Temperak Kecamatan Sarang.

Koordinator Forum Kades Terpilih 2019 Kecamatan Sarang Abdul Gofir mengatakan , proses pembentukan BPD di tujuh desa tersebut digelar tidak secara demokratis dan tidak transparan sehingga menimbulkan banyak protes masyarakat secara luas kepada Kades Terpilih.

“Salah satu contohnya di desa kami Bonjor , pembentukan rekrutmen BPD dalam struktur yang telah ditetapkan itu diisi oleh orang-orang yang mewakili golongan oknum tertentu .

kami sebagai Kades terpilih diprotes oleh masyarakat untuk melakukan pembentukan ulang BPD dengan proses yang baik dan benar.”terang Gofir Selasa (3/12/2019)

Lebih lanjut Kata Abdul Gofir dewasa ini antusias proses partisipasi pembangunan politik di desanya cukup baik.
Hal ini terbukti tingkat kehadiran masyarakat saat pencoblosan Pilkades mencapai 85 persen lebih .

Maka angka kehadiran yang tinggi tersebut, merupakan cerminan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa cukup tinggi, dan mereka ingin berpartisipasi membangun Desa itu dengan cara ingin mendaftarkan dirinya sebagai calon anggota BPD di Desanya.
Namun ,keinginan baik itu direbut oleh oknum tertentu yang memasukkan orang-orangnya dengan proses menunjuk yang bersifat kolusi dan nepotisme.

“Atas kondisi itu kami secara tegas menolak BPD yang sudah dibentuk dan akan melaksanakan ulang pembentukan BPD dengan baik.” tandasnya

Abdul Gofir menambahkan semula pihaknya ingin audiensi dengan Ketua DPRD maupun Komisi I DPRD yang membidangi masalah pemerintahan.
Namun sayangnya pertemuan ditunda hari Rabu besok (04/12).

“Kami bertujuh tadi pagi sudah datang semua. Tapi pertemuan diundur. Ya sudah, nggak apa-apa, “ imbuhnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Rembang Mashadi saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan diundurnya waktu audiensi, karena banyak anggota dewan yang mengikuti kegiatan medical check up (MCU) di rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang.
“Saat audiensi hari Rabu (04/12), Bagian Tata Pemerintahan dan Asisten I Pemkab Rembang akan hadir, untuk menanggapi masukan-masukan dari Kades terpilih, itu “ terang Mashadi.(san)