Tajam News

Gerakan Peduli 1000 Jompo,Upaya LAZIS Jateng Beri Harapan Hidup Para Lansia Lebih Baik

Semarang .Mediatajam.Com.LAZiS Jateng luncurkan Gerakan Peduli 1000 Jompo Jawa Tengah yang bertujuan memberikan harapan hidup lebih baik bagi lansia dan kaum dhuafa di Jawa Tengah,Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pusat ini secara khusus mengundang eyang-eyang lansia dari Kabupaten Semarang sebagai penerima manfaat santunan paket gizi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mereka sehari hari.

“Jadi program peduli 1000 Jompo Jawa Tengah ini kita ada beberapa program yang akan kita gulirkan kepada bapak,Ibu maupun mbah-mbah ini, di antaranya kita akan berikan paket sembako ,layanan kesehatan,karena mereka tentunya sangat butuh perhatian tentang kesehatan,juga pendampingan tentang Diniyah/Agama tentunya.”kata
Direktur Eksekutif LAZiS Jateng, Doso Sutrisno kepada awak Media di Kantor Pusat, Jalan Jati Raya Nomor B6 Srondol Wetan,Banyumanik,Semarang.
Jumat (2/10/2020).

Menurut Doso Sutrisno,berdasarkan Badan Pusat Statistik,Jawa Tengah mendapatkan rangking yang cukup tinggi untuk data kemiskinan. Maka adanya program ini menjadi salah satu upaya dalam mengatasi masalah -masalah itu.

“Kami meluncurkan program ini sebagai upaya menangani hal hal hal tersebut. Semoga dengan adanya gerakan peduli 1000 jompo ini bisa memberikan harapan kepada jompo dhuafa yang di usianya membutuhkan kasih sayang dari kita semuanya,”tutur Doso.

Di katakanya,program yang sudah dilakukan LAZiS Jateng selama masih jauh dari keinginan. Masih banyak masyarakat yang berkekurangan dan memerlukan bantuan dari srmua pihak.

“LAZiS Jateng mengajak seluruh masyarakat khususnya di Jawa Tengah untuk lebih peduli dan berbagi. Ke depan Lazis Jateng akan terus aktiv dalam program-program terbaik bagi lansia, yaitu program kesehatan lansia, gizi lansia, dan perawatan khusus untuk lansia,”harapnya.

Sementara,Direktur Penyaluran dan Kaji Dampak LAZiS Jateng, Didin Pathudin menyampaikan, gerakan ini merupakan wujud cinta kepada Rasulullah SAW dengan peduli kepada para orang tua (lansia).

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan hari Maulid Nabi dengan mengekspresikan rasa cinta kita kepada Rasulullah SAW dengan cara yang tidak biasa, sekaligus meluncurkan program Gerakan Peduli 1000 Jompo Jawa Tengah,” ujar Didin.

Dalam gerakan ini,lanjut Didin, LAZiS Jateng sudah mengawali dengan program-program eksklusif diantaranya, Pesantren Kasepuhan untuk Jompo Dhuafa di Kabupaten Semarang yang memiliki 150 santri lansia, juga TPQ Lansia Nurul Ihsan di Grobogan dengan 15 santri lansia aktif.

Ketika di tanya apa bedanya Lazis Jateng ini dengan lembaga zakat Lain Didin menambahkan, bahwa pihaknya di Lazis Jateng ini ingin konsen untuk dalam hal pengasuhan para Jompo dan para lansia tidak hanya sekedar memberikan santunan saja.

“Kalau di Jompo ini kita ingin konsen untuk pengasuhanya ya,jadi bukan sekedar memberikan santunan yaitu dari segi kebersihanya,segi kerapian di tempat tinggalnya,dan terutama dari segi pembinaan pendampingan agama maka sekarang kita banyak bermitra dengan pesantren dan TPQ lansia di Jawa Tengah “imbuhnya .**Tomo