Tajam News

Ini Pesan Ketua PWI Rembang Saat Silaturahmi Dengan Wabup Rembang

Rembang ,mediatajam.com – Saat silaturahmi dengan Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ di rumah dinas Wakil Bupati, Senin siang (01 Maret 2021), Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang, Musyafa Musa menyampaikan harapan jangan sampai ada warga Kabupaten Rembang yang kelaparan, karena tidak kuat membeli beras akibat efek pandemi Covid-19. Ia beralasan saat ini banyak warga kehilangan pekerjaan, lantaran cengkraman pandemi Covid-19.

“Dulu ekonomi rumah tangga mereka baik-baik saja, tapi sekarang goyah, karena tidak ada penghasilan. Sering orang yang lapar karena tidak kuat beli beras, enggan cerita dengan orang lain, “ ungkapnya.

Di depan Wakil Bupati, Musa berharap pemerintah hadir untuk memastikan kecukupan pangan bagi warganya. Lebih-lebih Wakil Bupati biasanya juga akan memegang posisi sebagai Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan tingkat kabupaten.

“Apakah memperkuat program Jogo Tonggo atau ada cara lain yang lebih komprehensif, sehingga ketika ada orang-orang seperti ini, akan cepat terdeteksi dan lekas ditangani, “ imbuh Musa.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengaku sudah melihat data kemiskinan. Termasuk kemungkinan angka kemiskinan melonjak, gara-gara pandemi Covid-19.

“Saya kemarin sudah sedikit nginceng (mengintip-Red) data. Memang sangat memprihatinkan, “ ungkapnya.

Hanies menambahkan Pemkab sudah ada gambaran kebijakan. Ia pribadi sebagai Wakil Bupati bertekad sekuat tenaga membantu Bupati Rembang, supaya kedepan akan menjadi lebih baik.

“Saya sudah diskusi banyak dengan pak Sekda, pak Asisten Sekda. Angan-angan sudah ada, jadi pada saatnya nanti tinggal jalan. Insyaallah do’akan saja, akan berjalan sesuai rencana dan menjadi lebih baik tentunya. Apa yang menjadi kewenangan saya, semoga bisa saya kerjakan dengan lebih baik, “ tandasnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang mencatat, angka kemiskinan di tahun 2019 mencapai 95,26 ribu orang atau 14,95 % dari total jumlah penduduk Kabupaten Rembang. Di Eks Karesidenan Pati, kemiskinan Kabupaten Rembang merupakan yang tertinggi, sedangkan terendah Kabupaten Jepara, hanya 6,60 %.**SAN