Tajam News

Kekeringan Warga Sarang Desak Pemkab dan DPRD Rembang Turun Tangan

REMBANG ,mediatajam.com – Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Rembang mengakibatkan masyarakat sulit mendapatkan air bersih, terutama untuk kebutuhan rumah tangga. Salah satunya seperti yang dialami warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Sarang.

Mashudi, warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Sarang menuturkan, musim kemarau panjang yang terjadi tahun ini sangat terasa dampaknya. Kondisi tersebut mengakibatkan sumur di rumah-rumah warga mulai mengering kini . Sehingga warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan mandi dan mencuci.

“Biasanya, untuk kebutuhan mandi dan mencuci warga di desa ini menggunakan air sumur.
Karena air sumur disini rasanya asin untuk kebutuhan memasak dan minum warga membeli air bersih keliling , untuk harga setiap pikulnya Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu rupiah,” tuturnya.

Sedangkan bagi warga yang tidak punya sumur, semua kebutuhan untuk mandi dan mencuci serta memasak membeli air bersih yang dijajakan keliling oleh pihak swasta.

“Warga yang punya sumur biasanya beli air hanya untuk kebutuhan memasak saja.” Imbuhnya.

Hingga kini, warga di wilayah setempat mengaku belum ada inisiatif dari pemerintah untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat.
Namun setelah diviralkan di sejumlah platform media sosial, bantuan mulai berdatangan dari sejumlah instansi swasta.

Salah satunya, perusahaan penggilingan batu asal Kecamatan Sedan, PT .BOS WON.
Bantuan air bersih dikucurkan kepada warga Sarang dan Pondok Pesantren Sumbergirang di Kecamatan Lasem.

Berdasarkan pantauan, bantuan air bersih kepada warga juga dilakukan oleh
Rumah Makan Trio G yang berlokasi di Desa Kalipang Kecamatan Sarang.

Warga mengaku bersyukur sekaligus mengucapkan terimakasih atas kepedulian perusahaan tersebut membantu warga Desa Sendangmulyo dan sekitarnya yang membutuhkan air. Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten serta DPRD Rembang bergerak cepat mengatasi masalah kekeringan di wilayah setempat.(San)