Peristiwa

Kodam IV/DIP Segera Buat Sekolah Keterbukaan

Banyumas, MediaTajam. Com _ “Kodam IV/Dip menjelang Hari Pahlawan akan segera membuat sekolah keterbukaan yang berkaitan dengan kepahlawanan Pangeran Diponegoro, papar Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

“Konkretnya begini, bagaimana kita aplikasi menanamkan nilai-nilai Pancasila. Modulnya sudah disiapkan, ini nanti ada SMA di Semarang ditambah SMA di masing-masing Korem,” katanya saat melakukan kunjungan kerja di Makorem 071/Wk, Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (27/10).

Ia mengatakan siswa-siswa sekolah menengah atas itu nantinya akan mendapat materi tentang nilai-nilai Pancasila, harmonisasi, toleransi, dan kegotongroyongan.
Semua itu, merupakan nilai-nilai bangsa Indonesia.

“Nah sekarang kan kecenderungan intoleran, radikalisme, itu yang berlawanan dengan nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai kegotongroyongan. Bhinneka Tunggal Ika itu sebetulnya toleransi dan gotong royong yang harus ditumbuhkembangkan ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Pangdam mengatakan pihaknya dalam pemberian materi-materi tersebut akan melibatkan guru-guru SMA itu sebagai pengajar.

Ia mengakui jika selama ini, para Komandan Rayon Militer bertindak sebagai inspektur upacara di sekolah setiap tanggal 17.

“Tetapi tidak cukup itu. Nanti ada modul-modul yang akan menumbuhkan kecintaan terhadap bangsanya, menghargai terhadap sesama umat beragama yang lain, itu yang akan kami tumbuh kembangkan,” tegasnya.

Ia mengatakan mau atau tidak mau, perkembangan teknologi informasi memengaruhi anak-anak zaman sekarang atau generasi milenial karena dari 24 jam kehidupannya, 18 jam di antaranya hidup dengan gawai sehingga apa saja bisa didapat dari peranti itu.

Oleh karenanya sekarang, kata dia, pertahanan terhadap negara sebenarnya dimulai dari pertahanan individu.

Pangdam mencontohkan perekrutan teroris saat sekarang dilakukan melalui jaringan internet.

“Siapa yang bisa mengendalikan itu? Hanya dirinya sendiri. Nah, dirinya sendiri itu harus diberikan pemahaman, harus diberikan penyadaran,” katanya.

Dalam kunjungan kerjanya di Makorem 071/Wk, Pangdam IV/Dip berkesempatan meresmikan Rumah Petembak Lapangan Tembak Moch. Bahroen yang dilanjutkan dengan penebaran benih ikan di saluran air sekitar lapangan tembak Moch. Bachroen serta menanam pohon durian di halaman Makorem.

Terkait dengan rumah petembak yang baru diresmikan itu, Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi mengatakan lapangan tembak Moch. Bahroen tersebut pertama kali dibangun pada tahun 2005 saat Danrem 071/Wk dijabat oleh Kolonel Inf Siswondo yang merupakan Danrem ke-22.

“Kemudian direnovasi oleh Kolonel Infanteri Dwi Wahyu Winarto, Danrem ke-34, pada tahun 2016 dan diresmikan dengan nama Lapangan Tembak Moch. Bahroen,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya selanjutnya membenahi lapangan tembak tersebut dengan membangun fasilitas rumah petembak yang dimulai pada tanggal 25 Februari hingga 2 Agustus 2017.

Danrem mengharapkan dengan tersedianya fasilitas rumah petembak, akan memotivasi dan mendukung kelancaran latihan menembak yang dilaksanakan oleh anggota Makorem 071/Wk maupun prajurit jajaran Korem 071/Wk, sehingga prestasinya menjadi lebih baik.**Didi/Siw