Tajam News

Lima Pelaku Pengeroyokan Hingga Tewas di Sarang Dipenjara, 11 Masih Buron

REMBANG,mediatajam.com – Saat ini jajaran Polres Rembang sudah menangkap 5 orang tersangka pelaku pengroyokan yang berasal dari desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang.

Dari data yang ada, masing masing usia tersangka pelaku masih relatif muda, ada yang baru 17 tahun, 18 tahun, 21 tahun dan paling tua 26 tahun.

Salah satu tersangka, SJ mengaku terpengaruh minuman keras, sebelum mengeroyok korban.

Sementara itu, terkait pemicu perkelahian, menurut SJ karena ada pemuda Desa Lodan Wetan yang menggeber suara motor.

“Sebelum terjadi perkelahian, kita sempat minum arak, habis 3 botol. Saya nggak kenal dengan korban, sebelumnya juga nggak punya masalah, “ kata SJ.

Saat jumpa pers Jumat (4/9/2020) Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre menjelaskan dari hasil olah TKP dan penyidikan, korban tewas karena dihantam kepalanya dengan batu.

“Tersangka yang menghantam dengan batu, masih di bawah umur. Batu dan sisa arak kita amankan sebagai barang bukti, “ ujarnya ketika pers release, Jum’at pagi.

Rongre menambahkan tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia, ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

Menurut Rongre tersangka pengeroyokan yang belum tertangkap dan saat ini masih dalam pengejaran sekira 11 orang.

“11 orang masih buron dan dalam proses pengejaran, “ imbuh Kapolres.

Perlu diketahui, kasus ini bermula ketika remaja Desa Lodan Wetan, Kecamatan Sarang naik sepeda motor lewat dekat cangkruk atau tempat nongkrong pemuda Desa Lodan Kulon pada Kamis malam (31/7/2020).

Diduga karena bisingnya suara motor itu, lantas pemuda Desa Lodan Kulon merasa tersinggung dan diduga memukuli pengendara motor tersebut.

Sementara ,pengendara motor tidak terima, kemudian meminta bantuan rekan-rekannya di dalam kampung Desa Lodan Wetan.

Setelah itu, mereka bersama-sama mendatangi lagi Desa Lodan Kulon, hingga terjadi bentrokan lebih besar. Akibatnya, seorang pemuda Desa Lodan Wetan, MK (23) meninggal dunia dan 1 korban lain menderita luka-luka.**SAN