Tajam News

Membangun Rumah Sakit Tanpa Dinding Di Jawa Tengah

Semarang,mediatajam.com – Program Rumah Sakit tanpa dinding merupakan program Prioritas Visi -Misi Gubernur Jawa Tengah,pada prinsipnya Kesehatan itu harus di selesaikan secara komprehensif, mulai dari pencegahan dan peningkatan kesehatan yaitu Promotif Preventif,lalu juga Kuratif pengobatan dan Rehabilitatif di ungkapkan Dr. Yulianto Prabowo selaku Kadinkes Prov Jawa Tengah dalam acara Prime Topik dengan tema’Membangun Rumah Sakit Tanpa dinding’ yang di siarkan Radio MNC Trijaya FM di Noormans Hotel Semarang Kamis (13/02).

“Jadi membangun kesehatan masyarakat tidak hanya mengobati orang sakit saja namun juga harus bisa meningkatkan kesehatan dan gizinya juga harus di tingkatkan,pengetahuanya juga kita tingkatkan dan juga ada upaya pencegahan ,imunisasi memutus mata rantai penyakit menular,dan penyakit tidak menular dan lain sebagainya.”katanya.

Menurut yulianto,Di Indonesia masih ada permasalah terkait kesehatan ,untuk itu kata dia jika tidak di perkuat dengan upaya Promotif dan Preventif maka masalah kesehatan ini akan semakin banyak.

“Rumah sakit sebagai pelayanan kesehatan yang padat SDM segala keahlian berada di situ,juga padat Teknologi juga ada di situ sarana prasarsana pembiayaan pokoknya mampulah rumah sakit ini. namun paradikmanya di balik kalau selama ini berbasis Hospital Biz,(Berbasis pada Rumah Sakit) sekarang kita balik menjadi komunity Biz artinya jangan sampai masyarakat yang datang ke rumah sakit apabila memerlukan,akantetapi Rumah Sakit harus datang ke komunitas (Jemput bola) dalam rangka mencegah jangan sampai ada orang sakit,” bebernya.

Kepana Dinas Kesehatan Jateng Dr.Yulianto Prabowo saat memberi keterangan pada awak media usai acara.

“Rumah sakit kosong ya ndak papa.jadi kosong orang sakit tapi mungkin banyak orang yang berkonsultasi tentang kesehatan Cek Up segala macam, pokoknya yang datang ke Rumah Sakit kalau bisa itu orang sehat.”pungkas Yulianto.

Sementara itu , Abdul Hamid selaku Ketua komisi E DPRD Jateng menambahkan,Dengan adanya Rumah Sakit Tanpa Dinding ini pihaknya menyambut baik,karena hal itu merupakan program Prioritas dari Gubernur sehingga DPRD mendukung di naskah RPJMD yang masuk di thn 2018 -2023 yang artinya sudah di sepakati bersama.

“Cuman menurut saya tinggal mendetailkan saja langkah-langkah yang bisa di lakukan oleh pemerintah Provinsi dalam hal ini dinas Kesehatan untuk bisa kita ukur,kalau semusal layanan bagaimana kemajuan layanan dari sebelumnya sama yang di konsep Rumah Sakit tanpa dinding ini karena memang ini lebih mendekatkan ke Masyarakat dari upaya pengobatan dan pencegahan.”jelasnya.

Sampai saat ini lanjut Abdul Hamid,pihaknya sangat antusias hal itu di buktikan dengn menjadi salah satu Patner dari dinas kesehatan.Ia selalu turun bersama di antaranya melalui balai kesehatan masyarakat milik dinas kesehatan melakukan penyuluhan,deteksi dini penyakit menular maupun tidak menular yang ada di masyarakat.

“Menurut saya membuat Rumah sakit tanpa dinding ini sangat positif mereka tidak hanya diam tapi bagamana gerak dan harus bersinergi dengan Kabupaten/kota untuk melengkapi dari tenaga kesehatan,sarana prasarana sehingga layanan ini bisa merata di rasakan oleh masyarakat luas .”imbuhnya.
Selain di hadiri Kepala dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Komisi E DPRD Jateng acara tersebut juga di hadiri Dr. Budiyono dari Dekan FKM Undip.**SEF/UT