Tajam News

Sambut HUT RI KE- 73 ,Kelurahan Cepoko Akan Gelar Pagelaran Ketoprak

Lurah Cepoko Gunungpati Semarang Yudhi Relawatai SH Foto (Moh Utomo )

Semarang. Mediatajam.Com.Dalam rangka Menyongsong hari kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang sekaligus menguri-uri budaya kelurahan Cepoko gunungpati Semarang akan dan sudah menggelar serangkaian kegiatan yakni, lomba ramah ligkungan,grengseng di tingkat RT ,karnaval budaya,hingga pagelaran ketoprak semalam suntuk .

Lurah Cepoko Gunungpatai Semarang Yudhik Relawati SH kepada Mediatajam.Com mengatakan,bahwa setiap momentum hari  kemerdekaan RI warganya selalu menyambut dengan antusias dan semangat bergotomg royong mempercantik lingkunganya di  masing masing tingkat RT maupun RW.

“ Setiap momentum  HUT RI  Kebetulan warga kami ini sangat antusias untuk memeriahkan,sehingga kami kemarin juga telah menyelenggarakan berbagai perlombaan di antaranya ,ramah lingkungan yang mewakili kecamatan di tingkat kota Semarang  Alhamdulillah mendapatkan juara dua .”jelas Yudhik.

Menurutnya,selain lomba ramah lingkungan nantinya juga akan di selenggarakan lomba kampung iklim (Poklim) mewakili Kota Kemarang juga yang di selenggarakan di berbagai tempat lokasi di kelurahan Cepoko pada tgl 24 Agustus nanti.

“Untuk lebih menyemangati warga mengikuti perlombaan kami menyediakan hadiah berbeda pada tahun lalu, bedanya kalau dulu hanya di ambil 3 kejuaraan sekarang menjadi 6 kejuaraan intinya untuk menghargai  jerih payah mereka ,“ucapnya.

Selain itu , lanjut Yudhik pada puncak acara nanti  tgl 26 agustus jam 13.00 .Wib  siang pihaknya akan menyelengarakan acara karnaval dan malam harinya di lanjutkan  dengan pagelaran ketoprak dari kab, Semarang  yamg mengambil lakon’Babat alas Kota Semarang ‘.

“Ya pada puncakya nanti kami akan mengadakan karnaval dan malamnya pagelaran ketoprak,selain untuk menyemarakkan Hut RI juga kami maksudkan untuk menguri uguri budaya kita  ,itu kan aspirasi dari masyarakat tahun kemarin sudah wayangan biar tidak boson mungkin tahun depan akan ada cepoko bersholawat ,intinya tergantung aspirasi masyarakat .”pungkasnya.**(Uut)