Tajam News

Pakta Integritas Maksimalkan Kerja ASN Dan OPD Di Kendal

Kendal, mediatajam.com — Bupati didampingi Wabup, melakukan penandatanganan Pakta Integritas bersama Aparatur Sipil Negara dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah di paringitan Kendal, Senin sore (8/3/2021).

Usai rapat kemudian dilanjutkan penandatanganan Pakta integritas oleh sepuluh kepala Dinas yakni, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Keuangan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Inspektorat, serta Kepala Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dan dilanjutkan, Sekertaris Dewan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Kepala Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes).

Bupati Kendal Dico Ganinduto menyampaikan, Pastikan dari kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kendal maupun organisasi perangkat daerah(OPD) harus bekerja secara maksimal integritas dan diharapakan berjalan dengan baik.

Ditanya terkait adakah pengawalan khusus setelah penandatanganan pakta integritas? Kata Dico, tidak ada, karena sudah ada pasal – pasal di dalam integritas agar semua berjalan dengan baik.

“Bagi yang melanggar tentunya ada sangsinya. apalagi sudah menandatangani integritas, dan harus melaksan dengan baik,” Jelas Dico.

Menurut Dico Justru ini adalah bentuk integritas harus dijalankan. Kedepana Bupati bersama Wakil Bupati obyektik dalam mengambil keputusan tidak ada kepentingan segelintir orang,melainkan demi kepentingan masyarakat Kendal agar percepatan pembangunan berjalan dengan maksimal.

Kemudian, Terkait perombakan Plt kata Bupati tidak terburu – buru dalam mengambil keputusan namun dirinya juga berkata peraturan dari mendagri enam bulan setelah pelantikan Bupati – Wakil Bupati baru diperbolehkan untuk perombakan.

“Tapi kalau dibutuhkan bisa di ajukan melalui surat. Dan hingga hari ini kami belum ada orejensi, kami berharap agar semua berjalan dengan baik. Untuk perkembangan akan lihat nantinya seperti apa, ” katanya.

Menurut bupati ,nantinya kepala OPD ada seleksi khusus karena ini dianggap obyektif dari pihak seleksinya atau panselnya.

Masih menurut Dico peraturan – peraturan bukan hanya untuk kepala dinas namun sampai tingkat kebawah semua harus melalui seleksi yang baik dan benar untuk meningkatkan sumberdaya manusia di Kabupaten Kendal.

“Dan semua harus obyektif kalau ada aturan – aturan kita tidak bisa memilih secara obyektif kita akan rubah dan cek. Dan Diera kami akan adakan rapim setiap minggunya,” pungkas Dico.**Rob/Sef