Tajam News

Pasien Positif Covid -19 Asal Kecamatan Kaliori Meninggal Dunia

REMBANG,mediatajam.com – Seorang Pasien positif Covid-19 berusia 56 tahun asal salah satu desa di Kecamatan Kaliori yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R Soetrasno Rembang meninggal dunia Kamis malam (28 Mei 2020) sekira pukul 18.15 waktu setempat.

Berdasarkan data yang di himpun ,
dari total 4 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rembang pasien pria asal dari salah satu desa di Kecamatan Kaliori tersebut menjadi yang pertama meninggal dunia sedangkan 3 orang lainnya sembuh.

Kepala Seksi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Tabah Tohamik saat dikonfirmasi wartawan membenarkan meninggalnya pasien tersebut

“Ya benar mas tadi sekitar pukul 18.15 , pasien Covid-19 dari Kecamatan Kaliori meninggal dunia. Pasien sudah dites swab 2 kali, hasilnya positif, “ungkapnya

Lebih lanjut Tabah menambahkan pasien dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno sejak tanggal 21 Mei 2020 lalu. Ia mengakui sejak Rabu kemarin (27/05) kondisi pasien memburuk, sehingga pada sore harinya dipasang alat bantu pernafasan. Setelah meninggal dunia Kamis malam, pihaknya langsung melakukan pemulasaran jenazah, sesuai standar Covid-19.

“Jenazah dibungkus 2 lapis, kantong plastik dan kantong jenazah, dimasukkan peti dan nggak boleh dibuka. Kita semprot pakai disinfektan. Jenazah langsung dibawa ke makam, nggak ke rumah duka dulu, Protapnya begitu. Do’akan saja lancar, semoga nggak ada kendala di lapangan, “ imbuh Tabah.

Dengan menggunakan alat pengeras suara anggota Polsek Kaliori, meminta warga masuk ke dalam rumah, di sepanjang jalan kampung yang dilalui mobil ambulance pembawa jenazah pasien positif Covid-19

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto melalui Kapolsek Kaliori, Iptu Sunarto saat dikonfirmasi menjelaskan
langkah tersebut untuk mencegah kerumunan warga yang ingin menyaksikan dari dekat. .

“Jadi jalurnya kita sterilkan, jangan sampai banyak yang ambil foto di pinggir jalan. Makanya kita minta untuk masuk ke dalam rumah, “ kata Kapolsek.

Petugas saat menguburkan jenazah korban dengan pakaian APD lengkap.

Warga yang boleh masuk ke dalam area makam kata Iptu Sunarto hanya mereka yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Sedikitnya 12 orang, gabungan dari tenaga kesehatan, anggota polisi Satuan Sabhara Polres Rembang dan relawan membantu proses pemakaman jenazah.

“Sebelumnya kami juga lakukan pengamanan penggalian makam, sampai pemakaman selesai, “ terangnya

Jenazah Pasien positif Covid-19 tersebut dimakamkan pada Jumat dinihari sekira pukul 01.00 waktu setempat.

Sebelumnya seperti diberitakan
Lasien positif Covid-19 dari Kecamatan Kaliori ini, semula mengalami demam, disertai batuk dan sesak nafas sejak tanggal 14 Mei 2020.
Sempat memeriksakan diri di Puskesmas Kaliori, setelah itu dirujuk ke RSUD dr. R. Soetrasno. Pada awalnya pasien mengaku berprofesi sebagai petani, tapi belakangan juga menyampaikan bekerja menjadi sopir dan pernah mempunyai riwayat ke Jakarta .(san)