Tajam News

PD PPM Dan Forkommas Jateng Bantu Anak Potensi Kekurangan Gizi DI Panti

Semarang.Mediatajam.Com.Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat(Forkommas)bersama Pemuda Panca Marga(PPM)Jawa Tengah bergerak cepat memberikan bantuan bagi anak yang berpotensi terkena gizi buruk di Panti Asuhan Manarul Mabrur Rt 03 Rw,07 kelurahan Pudak payung semarang Rabu(16/12/2020).

“Kebetulan kami kemarin menerima informasi adanya potensi anak yang mengalami kekurangan gizi atau gizi buruk ,anak ini sekarang sedang di rawat di sebuah rumah sakit di semarang,kemudian kami juga mendengar bahwa panti asuhan ini sangat mandiri dan kurang adanya bantuan apapun ,maka dengan adanya sedikit kepedulian ini kami ingin meningkatkan asupan gizi bagi anak anak ,artinya anak anak ini masih punya harapan dan cita cita bagaimana mereka kedepan .”jelas sekretaris PD PPM Jateng Adhi Siswanto Wisnu Nugroho kepada awak media di lokasi.

Adhi menuturkan,kepedulian ini tidak berhenti hanya stimulan memberikan bantuan tetapi kedepan pihaknya sepakat dari PPM maupun dari Forkommas Jateng akan memberikan semacam kegiatan atau pelatihan keterampilan yang mana anak ini akan bisa mandiri untuk menghasilkan pendapatan bagi mereka kedepan karena mereka mempunyai hak untuk memperoleh dan mendapatkan cita cita yang mereka harapkan.

“Ini ada sedikit bingkisan dari kami semoga bisa meningkatkan gizi dari adek adek ada susu,kemudian biskwit perlu di ketahui biskwit ini standat kemenkes lo, juga ada beras, dan lain lain,adek adek ini adalah harapan bangsa kita do,akan agar adek adek ini bisa semangat menjadi anak anak yang cerdas berguna bagi Agama ,Bangsa, Negara dan bermanfaat bagi warga.”imbuhnya.

Sementara,Irwan Leokita, SE, MM selaku Wakil Ketua Bidang Rohani dan Sosial Forkommas Jateng menambahkan,Karanena ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 selain memberikan bantuan asupan gizi bagi anak anak panti asuhan pihaknya juga memberikan bantuan berupa masker,dan Hand sanitizer.

“Di masa pandemi ini mudah mudahan bisa di manfaatkan mungkin nanti sekiranya ada tamu Hand Sanitizer ini bisa di masukan botol kecil dulu untuk di bagikan,semoga kegiatan kami ini walaupun jumlahnya tidak banyak bisa bermanfaat bagi anak anak di panti ini.”tambahnya.

Terkait adanya informasi anak yang berpotensi terkena gizi buruk Pengasuh Panti Asuhan Manarul Mabrul ,Rois Bawono Hadi saat di konfirmasi media ini mengatakan,
bahwa bayi tersebut di dapat dari magelang Jawa Tengah ibunya ada permasalahan keluarga datang ke panti di saat akan melahirkan.

“Kita bantu kita biayai malam jam 8 melahirkan paginya jam 6 ibunya sudah pulang ke kampung di magelang lagi”jelasnya.

Rois menuturkan,pasca kelahiran bayi Zakaria usia (6 ) bulan,baru dua miggu terkena diare langsung di bawa ke rumah sakit di diaknosa menurut dokter hanya diare, dihidrasi kemudian sembuh sampai dua tiga hari sudah di suruh pulang oleh dokter .

“Tapi sampai di rumah begitu lepas infus ternyata terjadi diare lagi kemudian saya bawa ke Rumah sakit lain di semarang diaknosanya sama cuma ada tambahan bahwa lambung anak zakaria 6 bulan ini tidak bisa mrenyerap lemak dan nutrisi,”katanya.

Makin hari Keadaan bayi zakaria lanjut roiz, semakin memprihatinkan karena panti sudah kehabisan biaya terahir sempat di rawat 6 hari di RS banyumanuk,Hingga ahirnya datang komunitas hore heros di bantu perangkat RT /RW dan puskesmas pudak payung untuk segera di bawa ke Rs Kariadi semarang.

“DI RS kariadi sampai saat ini diaknosanya belum ketemu sakitnya apa, cuma diarenya masih terus belum berhenti.dua hari kemarin transfusi darah ,terkait biaya di RS kariadi Alhamdulillah katanya di bebaskan di bantu dari dinas sosial,”bebermya.

Di ketahui panti asuhan Manarul Mabrur semarang ini sudah berdiri sejak 6 tahun lalu,saat ini menampung 40 anak anak terlantar dari berbagai daerah mulai usia 6 bulan hingga usia remaja.**Tomo