Lifestyle

Peduli Sesama,GJS Galang Dana buat kesembuhan Bayi Muhammad Agung

perwakilan Komunitas Grab (GJS) Haris Alka paling kanan dan komunitas Gojek S.O.S memberikan bantuan buat pasien muhammad Agung Hidayat yang masih di rawat Di Rs Ketileng .bantuan di terima langsung oleh ibu pasien Haryanti 28 tahun Warga Demak.

Semarang .Mediatajam.Com.Puluhan komunitas ojek online yang tergabung dalam Solidaritas Ojek Online semarang (S.O.S) dan komunitas Grab Jelajah Semesta (GJS) telah menggelar aksi galang dana untuk bayi  atas nama Muhammad Agung Hidayat (3) bulan beralamat Dk.sampit,sidorejo Kec,Sayung Demak .

Di ketahui bayi tersebut saat ini telah di rawat di RS  Wongsonegoro (RS Ketileng )Semarang yang sebelumnya di rawat di Rs Kariadi di diaknosa mengalami  sejumlah penyakit yang perlu penanganan intensif dari pihak kedokteran sehingga orangtuapun tidak mampu lagi membiayai perawatanya yang tembus mencapai  Rp 80 juta .

Aksi penggalangan dana yang berlangsung dadakan sekitar satu jam itu  di lakukan di sekitaran depan Polsek Tugu semarang senin (31/7/2017).aksi itupun mendapat antusias dan simpatik dari warga masyarakat dengan sedikit menyisihkan sebagian rezkinya ,untuk berbagi dalam upaya sedikit meringankan beban oarang tua bayi .

Ketua Komunitas GJS Semarang Sugiran menyampaikan bahwa,kegiatan aksi penggalangan dana yang sifatnya spontan ini sebagai bentuk kepedulianya terhadap sesama ,sekaligus untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan jiwa sosial khususnya bagi anggota GJS dan pada umumnya komunitas online lainya .

“Kami berharap semoga si adik ini cepat di berikan kesembuhan dan kedepanya bagi orang orang yang tidak mampu seperti ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah .“ harap Giran.

Muhlasin orang tua bayi menuturkan ,bahwa banyinya itu memang benar saat kelahiranya memang mengalami sejumlah kelainan penyakit sehingga telah di lakukan oprasi di Rs Kariadi semarang sekitar 40 hari lalu sudah di perbolehkan pulang ,namun selang beberapa hari di bawa lagi ke- Rs Karidi selama 1 bulan di suruh pulang  .karena tidak mempunyai BPJS sehingga memakai biaya umum dan menunggak sampai Rp 80 juta namun kata dia bisa di bayar dengan cara menyicil.

“ Iya Pak Benar,pada waktu di rawat Rs kariadi memang belum mempunyai BPJS sehinggga tagihan membengkak sampai 80 juta tapi dalam pelunasanya  bisa di cicil dan saya ninggalin  kartu SKTM untuk jaminan .”unkapnya.

Lebih lanjut Muhlasin menyampaikan banyak terimakasihnya kepada semua pihak-pihak yang telah berusaha bersedia membantu  meringankan bebanya .

“Kami sebagai orang tua mengucapkan banyak terimaksih atas kepedulian dan bantuan saudara semua khususnya kepada saudara komunitas  Grab dan Gojek  yang telah mengorbankan waktu buat turun ke jalan .kami tidak bisa membalas apa-apa semoga Allah yang mebalas semua kebaikan mereka ,semoga di beri kesehatan keluarganya dan di mudahkan segala urusanya Amin .” bebernya.

Terpisah Humas Rsup.Dr. Kariadi Semarang Vivi Vira Viridianti saat di konfirmasi mediatajam.com Rabu (1/8/2018) membenarkan bahwa bayi atasnama Muhammad Agung Hidayat yang beralamatkan di kabupaten Demak itu pernah di rawat di Rs Kariadi Semarang.

Saat di tanya terkait membengkaknya biaya tagihan  hingga mencapai Rp 80 juta  itu kata Vivi tentunya kata dia sudah melalui persetujuan  dari pihak keluarga pasien maupun persetujuan pihak tindakan dari medis.

“Tentu saat akan tindakan ada persetujuan dari pihak pasien ,baik persetujuan dari medis maupun persetujuan adminitrasi .“jelas  Vivi melalu aplikasi  pesan WhatsApp singkat .

Namun demikian Vivi tidak bersedia menjelaskan detail penyakit apa yang di derita si pasien dikarenakan hal itu menurutnya menyangkut kode itik yang harus di jaga oleh pihak Rumah Sakit .”semoga adik cepat di berikan kesembuhan .”pungkasnya mendoakan .**(Tomo)

 

BERBAGI