Tajam News

Polda Jateng Swab Evaluasi Pada 16.000 Personil Pengamanan Pilkada Yang Kembali

Semarang,mediatajam.com – Polda Jateng laksanakan Swab evaluasi terhadap 16.000 personil setelah 3 hari melaksanakan pengamanan Pilkada Serentak di 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah pada Jumat (11/12/2020).

Palaksanaan Pilkada Serentak di Jateng berlangsung lancar, aman, tertib adapun Protokol Kesehatan diterapkan di seluruh TP, Hal ini diungkapkan Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna saat menghadiri Apel Konsolidasi dan Pemeriksaan Keadaan Personil BKO Pilkada Serentak Di Wilayah Jateng yang bertempat di Lapangan Mapolda Jateng.

Kabid Humas yang sempat mendampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat melaksanakan pengecekan TPS di wilayah Grobogan dan beberapa wilayah lain, mengatakan pelaksanaan Pilkada sudah sesuai Protokol Kesehatan dan para pemilih sangat tertib dalam melaksanakan pemilihan.

“Yang kami lihat tidak ada penumpukan pemilih karena pemilih datang tepat waktu dan sudah ditentukan jam per jam, menit per menit dan detik per detik, artinya tidak ada ketemu temen-temen yang lain,” terang Kabidhumas pada awak media.

Menurut Kombes.Iskandar, personil pengamanan Pilkada saat berangkat dalam keadaan sehat jadi pihaknya memastikan para personil pulang dalam keadaan sehat sehingga Polda Jateng melaksanakan swab evaluasi.
“Makanya hari ini seluruh personil baik di Polda maupun di Polres-Polres dilaksanakan Swab lagi.”tambah Kabidhumas.

Kombes.Pol.Iskandar Fitriana Sutisna saat memberi keterangan pada wartawan.

Meski proses Pilkada Serentak yang telah sampai pada  tahap perhitungan suara dan pengumunan hasil pemenang Pilkada, sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya pesta atau perayaan-perayaan kemenangan dalam bentuk apapun.

“Sebelumnya memang para Kapolres sudah membuat inisiatif dengan para Paslon agar saat pengumuman kemenangan tak ada euforia dari masing-masing pendukung.” kata Kabidhumas, Jumat (11/12).

Namun Polda Jateng telah menyiapkan Tim Urai Massa apabila nanti terdapat kerumunan-kerumunan untuk memeriahkan kemenangan Pilkada maka akan di bubarkan tanpa pandang bulu.
“Kita sudah Warning dari jauh-jauh hari sebelumnya.” tutup Kabidhumas. **Sefrin