Tajam News Kriminal

Polresta Pekalongan Sita 3,5 Kuintal Mie Basah Berformalin

PEKALONGAN ,mediatajam.com– Satreskrim Polresta Pekalongan menangkap SS (49), warga Kuripan Kidul, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan karena memproduksi mie basah mengandung formalin.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti mie basah berformalin sebanyak 70 kantong plastik, yang per kantungnya berisi mie berformalin seberat 5 kilogram, dengan berat total mencapai 3,5 kuintal.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (9/12/2019) Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota mendapat informasi bahwa di salah satu pasar di Kota Pekalongan beredar mie yang diduga dicampuri zat terlarang.

“Informasi itu kemudian diselidiki. Lalu pada Kamis (12/12/2019), berdasarkan hasil penyelidikan, Satreskrim meminta bantuan BPOM Semarang untuk bersama-sama melakukan pengujian terhadap sampel mie basah yang telah didapatkan”, terang Kapolres pada awak media Jumat (13/12/19) saat gelar kasus tersebut.

Menurut AKBP.Egy, dari hasil pengujian diketahui kalau mie basah tersebut mengandung campuran formalin. Adapun mie basah dimaksud, diproduksi oleh tersangka di rumahnya.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus itu , berupa 70 kantong plastik mie basah berformalin yang masing-masing berisi 5 Kg, 1 kantong air rebusan mie, 1 bungkus ketumbar, 1 kantong pewarna, 2 alat pencetak mie, 1 timbangan, 1 ember berisi formalin, 1 sak tepung terigu (25 Kg), 2 tampah, 1 kantong ampas sisa rebusan mie, 1 kantong pengawet, 1 plastik apu (kapur sirih), 1 karung garam krosok, 1/4 sak soda api, 1 wajan, dan 1 jeriken minyak kacang.

“Atas perbuatannya , tersangka akan dijerat dengan Pasal 136 huruf b UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara”, pungkasnya. **FRIN