Tajam News Kriminal

Polsek Sluke Ungkap Kasus Sandiwara Pencurian Uang

REMBANG,Mediatajam.com – Aparat Kepolisin Polsek Sluke dibantu Jajaran Satreskrim Polres Rembang berhasil mengungkap kasus laporan palsu pencurian uang di jalur pantura turut tanah Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke yang terjadi pada Selasa (23 Juli 2019) lalu

Berdasarkan informasi yang dihimpun kasus “Sandiwara” pencurian uang itu bermula saat itu ABR (49) warga Dukuh Gondan, Desa Kalipang Kecamatan Sarang kepada polisi mengaku jika saat itu diperintah oleh SUR (53) warga Desa Karangmangu Sarang untuk mengambil transferan dana dari DV ke Bank BCA Rembang.

Setelah ambil uang, ia lalu pulang. Dan sesampainya di Sendangmulyo, Sluke tiba tiba mobil avanza yang dikendarainya ban kiri bagian belakang bocor.

Akhirnya berhentilah untuk mengkrosceknya. Tak lama kemudian, ada dua orang yang tak dikenal membuka pintu mobil bagian depan dan mengambil bungkusan yang berisi uang.

Melihat insiden pencurian itu, lalu AR meminta bantuan salah satu warga untuk mengejar kedua pencuri. Hanya kedua bandit tersebut berhasil kabur tanpa jejak dan lalu melaporkannya kepada Polsek Sluke.

Namun apa daya, semua itu hanyalah akal bulus saja yang dijalankan ABR. Diduga akal-akalan itu untuk mengelabuhi SUR supaya uang Rp. 50 juta yang diambil dari BCA itu bisa ia miliki secara pribadi.

Sementara itu, pihak kepolisian pun tak serta merta percaya begitu saja dengan cerita tersebut. Sehingga serentetan kejadian itu dapat dibongkar oleh Unit Reskrim Polsek Sluke yang dibantu Resmob Rembang saat menggelar penyelidikan dan pengembangan kasus.

Kapolsek Sluke Iptu Sunandar melalui Kanit Reskrimnya Aiptu Yudi S mengungkapkan jika setelah diselidiki dan dikambangkan ternyata laporan Abdul Rohman ke pihak berwajib yang semula menjadi korban pencurian itu hanya rekayasa belaka.

“Laporan ABR kita dalami, kita selidiki bersama tim Resmob Polres Rembang ternyata itu hanya rekayasa. Sehingga kita memproses pelaku,”urainya.

Kemudian dari kejadian itu, pihak aparat mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit Kbm Toyota Avanza No Pol T 1318 TN beserta kunci dan Stnknya, Buku tabungan tahapan BCA no rek 7835489141 an.ABDUL ROHMAN, Uang tunai Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan tas plastik warna hitam,1 (satu) buah pemotong kuku , 1 (satu) buah batu hitam sebesar kepalan tangan.

“Barang bukti telah diamankan guna proses pemeriksaan lebih mendalam lagi,”paparnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat
Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUH Pidana / Penipuan dan atau Penggelapan dengan hukuman penjara selama-lamanya 4 (empat) tahun.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih memeriksa dan mendalami kasus tersebut. Dimungkinkan dalam menjalankan aksinya pelaku mempunyai motif lainnya. (san)