Peristiwa

Rekapitulasi KPU Kota Semarang, Pasangan Hendi-Ita Raih 91, 56 Persen

Semarang,mediatajam.com – Pasangan Calon Walikota Semarang Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryati Rahayu (Hendi-Ita), akhirnya bisa membuktikan kemenangannya pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Semarang 2020 dengan perolehan 716.693 suara (91,56 %).

Hasil tersebut dikukuhkan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Tingkat Kota Semarang, yang diselenggarakan oleh KPU Kota Semarang di Rama Shinta Ball Room, Hotel Patra Jasa Semarang, Senin malam (16/12/2020).

Berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut, pasangan Hendi-Ita mendapatkan prosentase suara sebanyak 91,56 persen atau 716.693 suara. Sementara kotak kosong hanya memperolah 8,44 persen atau 66.071 suara dari total 805.524 jumlah pengguna hak suara.

Ketua KPU Kota Semarang, Hendry Casandra Gultom menyampaikan, bahwa perhitungan tersebut merupakan hasil final dari tahapan Pilwalkot Semarang 2020. Kendatipun masih memungkinkan untuk disanggah dan digugat, pihaknya menyebutkan semua itu merupakan bagian dari tahapan yang harus dilakukan dalam proses Pemilu.

“ Itulah tadi hasil finalnya dari semua tahapan yang sudah kita lalui bersama. Kita sudah bekerja dari tingkatan TPS, lalu kelurahan, kecamatan, dan ini puncaknya di tingkatan kota,” kata pria yang akrab disapa Nanda itu usai rapat pleno pada pukul 22.00 WIB.

Nanda menegaskan, tidak akan langsung menetapkan pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak sebagai pemenang Pilwalkot Semarang 2020. Ia menambahkan, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum penetapan dan pengumuman kemenangan pasangan calon dengan suara terbanyak.

“Ini bukan penetapan kemenangan pasangan calon. Ini baru penetapan hasil pemungutan suara, calon A dapat sekian, calon B dapat sekian. Setelah ini nanti akan ada tahapan yang diberikan untuk pihak-pihak yang ingin menyanggah atau menggugat hasil pemungutan suara ini. Waktunya sesuai PKPU No. 5 tahun 2020 itu sekitar 6 hari setelah penetapan hasil pemungutan suara,” tegasnya.

Nanda mengatakan, penetapan kemenangan pasangan calon akan dilakukan, setelah tidak adanya sanggahan atau gugatan dari pihak manapun terkait hasil pemungutan suara tersebut. Pihaknya juga memberikan kesempatan bagi pihak manapun, yang merasa kurang puas dengan hasil pemungutan suara untuk melakukan sanggahan ataupun gugatan, sebelum dilakukannya penetapan pemenang Pilwalkot Semarang 2020.

“Silahkan bagi siapapun yang masih merasa kurang puas, lakukan gugatan atau apapun itu. Jangka waktunya enam hari, setelah itu kami akan lakukan penetapan kemenangan paslon dan kemudian pengusulan kepada Kemendagri ,”ujarnya.**SEF/MAN