Tajam News

Respon Pemerintah Cepat, Usai Wartawan Tandai Jalan Berlubang Di Kendal

Kendal,mediatajam.com — Apa yang dilakukan Forum Wartawan Kendal, di serangkaian Hari Pers Nasional, dengan melakukan giat sosial menandai jalan berlubang, sebagai bentuk keprihatinan sepanjang jalur pantura yang rusak, menjadi viral di medsos dan menjadi pusat perhatian publik, Sabtu (13/2/2021) lalu.

Hal ini menjadi perhatian serius dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Disisi lain, Jalur Pantura yang merupakan urat nadi transportasi dan logistik utama dan merupakan jalan nasional yang kewenangannya berada dalam Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Karena kondisi cuaca dengan curah hujan dan intensitas yang tinggi tersebut menimbulkan titik-titik lubang yang mengakibatkan perjalanan pengguna jalan menjadi terganggu.

Seperti yang dilakukan BBPJN Jateng-DIY yang hari ini melakukan penambalan di Jalur Pantura, Soekarno-Hatta Kendal, Senin (15/2/2021).

Di mulai dari sekitar Kodim Kendal, yang merupakan titik terparah jalan berlubang para petugas menambal lubang-lubang tersebut dengan aspal goreng.

Salah seorang petugas pengawas perbaikan jalan yang berada di lokasi, Sugiyanto mengatakan, pihaknya diperintah untuk segera memperbaiki dengan menambal jalan yang rusak sepanjang jalur pantura Jalan Soekarno-Hatta Kendal.

Menurutnya, untuk hari ini hanya sampai sekitar Kodim Kendal. Untuk selanjutnya diteruskan besok menuju alun-alun Kota Kendal.

“Kami diperintah oleh atasan, untuk segera melakukan pekerjaan penambalan jalan yang yang ada lubang,” kata Sugiyanto dari PT Muhadas, yang melaksanakan penyisiran dan penanganan jalan.

Kondisi jalan setelah ditambal

Sementara itu menurut pengendara yang melintas, Khozin, warga Desa Ngampel Wetan, jenis pengerasan dengan aspal memang memiliki potensi kerusakan yang lebih tinggi pada saat musim penghujan, bila dibandingkan dengan betonisasi.

Hal ini, menurutnya, daya rekat aspal akan berkurang ketika terkena air. Ditambah lagi dengan frekuensi dan beban kendaraan tonase tinggi dari kendaraan berat yang melintas di Jalur Pantura cepat menimbulkan lubang.

“Kami berharap kepada pemerintah, agar bisa segera memperbaiki jalan-jalan yang berlubang. Karena sudah banyak membawa korban pengendara, khususnya roda dua yang terjatuh. Ya kalau bisa di beton biar tidak berlubang bila kena hujan,” harapnya.
(Syifak)