Peristiwa

Sampaikan Terkait Pelaksanaan Pemilu Bawaslu Kendal Gelar Buka Bersama Wartawan

Kendal, MediaTajam.com –  PWOI (Perkumpulan wartawan Online Independen) beserta PWI (Persatuan Wartawan indonesia) Kendal menghadiri Konferensi Pers dan buka bersama Bawaslu Kendal menggelar buka bersama terkait pengawasan pelaksanaan pemilu serentak 2019, pada tanggal 17 April yang lalu. Selasa sore (14/5/2019), rumah makan Aldila di Kendal.

Hadir dalam acara tersebut seluruh komisioner bawaslu bersama staf, Odilia Amy Wardayani Ketua Koodinator divisi SDM dan Organisasi, Ubaidillah Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Arief Musthofifin Koordinator Divisi Hukum, data dan Informasi.

Selain itu, hadir juga Wahidin Said Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Firman Teguh Sudibyo Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa.

Tujuan diadakannya buka bersama ini menurut Ketua Bawaslu Kendal Odelia Ami Wardayani adalah yang pertama Bawaslu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dua organisasi media. Yaitu PWOI dan PWI, Intinya kita saling membutuhkan.

Poin inti, Bawaslu memberikan kontribusi berupa keterbukaan informasi, dan media menyajikan informasi tersebut kepada masyarakat.

“Untuk kedepan harapan kami Bawaslu Kendal tetap menjalin kerjasama ini bersama semua media yang ada di Kabupaten Kendal. Terutama dalam pemilihan Bupati Kendal tahun 2020,” kata Odelia, Ketua Bawaslu yang di kenal ramah dengan awak media ini.

Sesuia Pileg dan Pilpres berjalan 20 bulan kedepan masih ad Tanggung jawab lain, bawaslu sudah melakukan banyak sekali pengawasan baik itu tanggapan yang sudah ada di KPU maupun yang berkaitan dengan aktifitas lembaga organisasi person-person yang ada lingkup di Kendal, misalnya saksi instansi pemerintah pengamatan ataupun pengawasan terhadap lembaga-lembaga.

Tentu dalam hal pengawasan ini adanya temuan adanya pelanggaran, bawaslu telah menghimpun 16 dugaan pelanggaran yang masuk di dalam bawaslu Kendal. Sementara bawaslu masih tetap menerima laporan apapun terkait pelanggaran pemilu.pungkasnya *M.syifak