Tajam News

Satu Orang Warga Pamotan Positif Covid-19 ,Polres Rembang Pantau Warga Secara Menyeluruh

REMBANG,mediatajam.com – Satu orang warga asal Kecamatan Pamotan menjadi pasien pertama yang terkonfirmasi positif mengidap virus corona atau Covid-19.

Pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 28 tahun, sebelumnya dinyatakan sebagai pasien dalam pemantauan (PDP).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, dr Ali Syofii menyatakan, saat ini pasien yang bersangkutan sedang dalam perawatan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wongsonegoro, Semarang. Kepastian positif Covid-19 setelah menunggu hasil tes laboratorium di rumah sakit setempat.

“Semalam kami mendapatkan informasi bahwa pasien PDP yang sedang dirawat di RS Wongsonegoro Semarang, hasil labnya adalah confirm corona virus. Sehingga kesimpulannya adalah pasien yang bersangkutan positif COVID-19,” kata Ali melalui pesan singkat, Kamis (26/3).

Berdasarkan penelusuran pihak DKK, warga tersebut pernah melakukan kontak langsung dengan seorang rekan yang positif mengidap corona saat bekerja di luar daerah Bali

“Yang bersangkutan ini punya riwayat kerja di Bali. Mengaku pernah bersinggungan secara langsung dengan pasien yang positif disana,” imbuhnya.
Meski saat ini pasien dirawat di Semarang, pihaknya tak memberi jawaban, jika yang bersangkutan sempat pulang ke lingkungan rumahnya di Kecamatan Pamotan.

Sementara itu, pihak Kepolisian Resor Rembang memastikan terus melakukan pantauan warganya secara menyeluruh. Termasuk monitor arus kepulangan warga dari ibukota maupun luar negeri.

“Kami terus berkoordinasi dengan TNI dan Pemkab/DKK Rembang, setiap hari laks pendataan dan monitor sll perkembangan jumlah ODP, PDP dan yg terkena covid 19,” ujar Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto melalui pesan WhatsApp Kamis (26/3).

Selain itu, upaya preventif penyebaran virus juga dilakukan. Seperti patroli ke berbagai lokasi dan membubarkan kerumunan warga di tempat strategis secara persuasif. “Upaya kami dari Polres sampe bhabinkamtibmas (di tingkat desa) terus memberikan himbauan; jaga jarak, hindari kerumunan dan dirumah saja,” pungkasnya.(san)