Lifestyle

Tak cuma menikmati, para backpacker juga promosikan wisata Indonesia

Yogyakarta, mediatajam.com РAkhir pekan lalu, komunitas Backpacker Indonesia (BPI) Regional Yogyakarta, menghabiskan waktu dua hari (8-9 Oktober) di Pantai Goa Cemara, Bantul. Acara yang biaya pendaftarannya tak sampai Rp 100 ribu itu diikuti oleh 13 peserta, dengan tema Camping Ceria. Selain dari Jogja, ada peserta yang jauh-jauh datang dari Malang dan Tenggarong, Kalimantan Timur.

Menariknya acara ini dikemas sederhana dengan membawa pesan #bakarkenangan. “Biasanya sih yang diobrolin tentang sharing trip, keresahan anak muda seperti kuliah, kerja, skripsi dan tentang percintaan masing-masing.” kata Yuwono Catur Samiyanto, salah satu anggota BPI Jogja.

Soal jalan-jalan ala backpacker yang terkenal berbiaya murah, Catur pun bercerita bagaimana ia bisa pergi ke Bali dari Jogja hanya dengan modal Rp 350 ribu, sudah termasuk transportasi dan akomodasi selama lima hari perjalanan. Memang banyak cara yang dilalui pemuda ini saat menempuh perjalanan, seperti nebeng truk, menginap di tempat teman dan sebagainya.

Bagi dirinya, liburan murah tak didapat hanya dengan duduk santai. Sebelum memutuskan untuk traveling, sebagai backpacker tak boleh malas untuk menggali informasi, baik dari internet maupun dari pengalaman teman-teman. Hingga saat ini, Catur sudah liburan ala backpacker ke Lombok hingga Lampung.

Tak cuma menikmati keindahan alam, backpacker juga ikut mempromosikan berbagai destinasi wisata di Indonesia. Biasanya mereka berbagi dengan mengunggah pengalaman perjalanan mereka melalui media sosial.

BPI Jogja yang memiliki sekitar 40-an anggota telah resmi berdiri sejak tahun 2010. Bahkan BPI Jogja pernah menjadi tuan rumah Gathering Nasional Backpacker Indonesia tahun kemarin. (LL)