Tajam News Kriminal

Tak Miliki Uang Untuk Memperbaiki Alat Karaoke Pria Ini Nekat Menjambret

REMBANG ,mediatajam.com – Lantaran tak memiliki uang untuk memperbaiki alat karaokenya yang rusak , seorang pria warga asal Kecamatan Sumber nekat menjabret tas milik seorang wanita .

Pelaku berusia 22 tahun berinisial KA itu
melakukan aksinya pada Selasa (20/10/2020) pagi, di Jalan Desa Karangsekar Kecamatan Kaliori, saat sedang hendak berangkat kerja di salah satu gerai penjual tanaman di Rembang.

“Saya bekerja di usaha tanaman di Rembang pak , Waktu kejadian nggak survei dulu, ya spontan itu. Buat benerin, untuk nyanyi karaoke di rumah,” terang KA

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre kepada wartwan mengatakan kronologi kejadian bermula saat melewati Jalan Desa Karangsekar, pelaku melihat ada wanita berboncengan dengan tas menyelempang di sebelah kiri. Kemudian timbul niat dari pelaku untuk menarik tas tersebut secara paksa.
Dalam aksi penjambretan tersebut terjadi saling tarik antara pelaku dengan korban yang menyebabkan pelaku jambret terjatuh.
Setelah itu korban teriak meminta tolong, warga yang mendengar teriakan korban sontak mengejar pelaku dan kemudian membakar kendaran yang digunakan untuk beraksi.

“Terjadi tarik menarik hingga tas tersebut putus, setelah pelaku berhasil menguasai, pelaku terjatuh dari sepeda motor dan korban juga jatuh. Selanjutnya korban berteriak meminta tolong, sehingga warga berdatangan dan menangkap pelaku.”terangnya
Jumat (23/10/2020).

Lebih lanjut kata AKBP Kurniawan Sebelum ditangkap, tas tersebut oleh pelaku di lempar ke jalan dan pelaku dibawa diamankan di rumah Kepala Desa Bogoharjo Kecamatan Kaliori kemudian dibawa ke Polsek Kaliori untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya,

Dalam aksi itu Polres Rembang berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuauh sepeda motor merek Yamaha jenis Vega tanpa plat nomor dalam keadaan habis terbakar dan tas slempang kecil berwarna biru milik korban, helm berwarna merah, dan satu jaket jin warna biru serta satu celana olahraga.

Atas perbuatannya KA dijerat dengan Pasal 53 KUHP Juncto Pasal 365 KUHP. Ancaman hukumannya sembilan tahun.(San)