Tajam News

Tak Terima diberhentikan, Perangkat Desa Rembang Gugat Ke PTUN

Semarang,mediatajam.com – Polemik masa jabatan perangkat desa di Kabupaten Rembang terus bergulir.

Sebelumnya perangkat desa pada 4 (empat) kecamatan melakukan protes atas masa jabatan perangkat desa yang hanya mencapai 60 Tahun berdasarkan Peraturan Bupati Rembang No 16 tahun 2017 tentang Perangkat Desa.

Kini Suwarno salah satu Perangkat Desa Kedungasem Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang menentukan sikap gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara di Semarang. Melalui pengacara Karman Sastro & Partner, Suwarno sudah mendaftarkan gugatan serta teregistrasi dalam perkara No 52/G/2020/PTUN.Smg dan akan disidangkan pada 29 Juli 2020.

Sukarman,SH.MH selaku salah satu pengacara dalam perkara ini menuturkan,” klien kita diberhentikan pada usia 60 Tahun dengan surat kuputusan kepala desa No 141/60/KEDUNGASEM/II/2020 tertanggal 11 Februari 2020. Salah satu dasar pemberhentian dengan mendasarkan Peraturan Bupati Rembang No 16 tahun 2017 tentang Perangkat Desa. Jika mendasarkan hal ini, maka jelas bertentangan dengan UU UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,” katanya kepada media tajam.com.

Karena dalam UU ini Suwarno masuk kategori perangkat desa non PNS, sehingga harus menghabiskan masa jabatannya. Ketika diangkat menjadi perangkat desa, klien kita mendasarkan pada Perda Nomor 10 Tahun 1982 yang secara tegas masa jabatannya 65 tahun, jelasnya.

Karman menambahkan, selain melakukan gugatan ke PTUN, dalam waktu dekat ini kita akan gugat Bupati Rembang dengan melakukan judicial Review Peraturan Bupati Rembang No 16 tahun 2017 tentang Perangkat Desa.ke Mahkamah Agung karena bertentangan dengan perundang-undangan, jelasnya.

Suminto salah satu tokoh sekaligus Perangkat Desa menerangkan, polemik masa jabatan ini memang harus melalui upaya hukum, biar lembaga peradilan yang memutuskan apakah tepat Pemkab Rembang membuat kebijakan pemberhentian perangkat desa pada usia 60 tahun, harapnya.**SEF