Tajam News

Di Eksekusi, Kuswanto , Aminah Dan Mbah Muin Kehilangan Tanah

REMBANG,Mediatajam.com – Suparmanto (35) warga Desa Sendang Mulyo Kecamatan Sluke terpaksa harus mengajukan eksekusi tanah, Kamis (11/10) lantaran lahan miliknya yang seluas sekitar 200an meter yang telah dibeli tersebut masih ada yang menduduki

Hal itu diungkapkan oleh pengacaranya yang bernama Zainudin kepada media tajam

“Dulunya Pak Suparmanto membeli dari Rohman karena tanah ini digadaikan di Bank Pasar Rembang . Dulunya laku Rp. 140an juta. Seharusnya ya Rp. 150an juta dan itu kira kira 200an meter lebih luasannya,” kara Zainudin di lokasi Eksekusi.

Sementara itu, sebelum pengajuan eksekusi di pengadilan, pihak Suparmanto dan pihak lainnya sudah berupaya menyelesaikan di balai desa setempat . Haya saja, saat itu belum ada kesepakatan .

“Setelah jual beli, ada pengukuran tanah. Namun ada salah satu tanah yang dikuasai pihak lain. Yakni untuk kandang oleh Pak Muin. Hal itu telah terjadi pada tahun 2017 lalu. Dan itu juga sudah ada penyelesaian di balai desa. Namun tak ada titik temu, sehingga dibawa ke pengadilan,”papar dia.

Kemudian saat ditanya mengenai berapa lama pak Muin menempati lahan tersebut, ia mengutarakan bahwa Muin menempati lahan tersebut saat masih belum terbeli oleh Suparmanto.

“Pak Muin menempati itu sudah lama. Sejak tanah itu belum dibeli oleh Pak Suparmanto,”papaprnya.

Karomin (40) salah satu putra
Pak Muin kepada mediatajam.com menceritakan , asal usul tanah seluas 212 M2 adalah milik Almarhum Sariman. Almarhum Sariman memiliki anak angkat bernama Rohman adapun sertifikat tanah seluas tersebut atas nama Rohman Sariman Kemudian tanah dibeli Almarhum Sutini yang merupakan mertua Rohman dan Pak Muin . Karena kondisi ekonomi terpuruk Rohman menganggunkan sertifikat itu
di bank pasar Juana Kabupaten Pati .Karena hutangnya macet , tanah itu kemudian ditawarkan kepada Aminah yang merupakan putri Mbah Muin . Tujuannya untuk melunasi hutang di bank Juana yang macet , dengan perjanjian , sertifikat akan dipecah menjadi dua nama Aminah dan Rohman dengan luasan masing -masing 106 M2.”ungkapnya

Lebih lanjut kata Karomin kemudian karena butuh uang Rohman menjual lagi tanahnya seluas 2 x 15 kepada Kuswanto yang merupakan putra Mbah Muin dengan dibuktikan akte jual beli , yang kemudian tanah tersebut digunakan untuk kandang kambing

” Namun anehnya , Rohman kembali menganggunkan sertifikat ke bank pasar Rembang dan dalam sertifikat tersebut luasan tanah masih tercatat tetap seluas 212 M2 kemudian angsuran macet lagi , yang akhirnya tanah itu dilelang dan dimenangkan oleh Suparmanto yang merupakan tetangga Rohman melalui musyawarah desa .
Namun, karena tak ada titik temu akhirnya Suparmanto menggugat Mbah Muin Kuswanto dan Rohman ke Pengadilan dan berakhir dengan eksekusi ini “bebernya

“Sebetulnya kalau dirunut dalam masalah ini orang tua kami
( Mbah Muin .red ) sebetulnya tidak tahu menahu soal jual beli tanah itu . Kamipun sudah merelakan eksekusi ini .Namun ,kami akan tetap mempersoalkan tanah yang dijual Rohman seluas 2 x 15 ke aparat penegak hukum sebab kami merasa ditipu ,” ungkapnya
**Hasan Yahya