Tajam News Kriminal

Tim Resmob Polres Rembang Bekuk Dua Pelaku Curanmor

REMBANG ,Mediatajam. Com- Tim Resmob Polres Rembang kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor ) yang terjadi di wilayah Kecamatan Lasem Rabu (8/8/2018)

Korban diketahui bernama Waluyo (35) warga Desa Soditan Rt 9 RW 4 Kecamatan Lasem.Pria yang menjadi buruh harian lepas tersebut kehilangan sepeda motor jenis vega saat adzan sholat Isya’ di depan mushola Al-Zuwa turut tanah Desa Soditan Lasem, pada hari Minggu ( 22/7/2018)

Atas kejadian itu korban langsung melaporkannya kepada polisi supaya bisa ditindak lanjuti dengan cepat. Dengan laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Rembang langsung memburu pelakunya

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Kurniawan Daeli melalui KBO Iptu Edi Sismanto saat dikonfirmasi mengungkapkan pelaku pencurian yang berhasil dibekuk itu masing masing bernama Nur Kholis (37) Warga Kasreman Rt 05 Rw 02 Kecamatan Rembang dan Yuniarto (35) Gunem Rt 04 Rw02 G Gunem,”ungkapnya.

Lebih lanjut kata Iptu Edi Sismanto adapun kronologi kasus pencurian bermula , saat itu korban pada hari Minggu tanggal 22 Juli 2018 sekira pukul 18.45 WIb, berangkat ke mushola menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam dengan nomor polisi K 2968 TD, STNK atas nama Umi Salfiyah,”terangnya

Sesampai di Mushola Al-Zuwa sepeda motor korban di parkirkan di halaman depan mushola menghadap ke Barat dalam kondisi tidak terkunci stang

“Saat itu kemudian korban melakukan adzan sholat isa’ kemudian Pujian dan sholat berjamaah setelah selesai sholat korban kemudian keluar mushola dan melihat sepeda motornya sudah tidak ada, korban berusaha mencari dengan bantuan warga namun tidak ditemukan.”bebernya

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian senilai
Rp. 5.000.000,00 ( lima juta rupiah ) selanjutnya korban mengadukan kejadian tersebut ke Mapolsek Lasem untuk di tindak lanjuti, dan akhirnya kedua pelaku tersebut berhasil kami tangkap “ujar dia.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara .”pungkasnya.(Hasan Yahya)