Tajam News

Tingkat Kecelakaan Dalam Arus Mudik Lebaran 2019 Menurun

Semarang,mediatajam.com – Operasi Ketupat Candi 2019 di wilayah Polda Jateng telah selesai. Selama arus mudik dan balik Lebaran 1440 H volume kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah terpantau melonjak dibanding tahun lalu.

Dari sambutan Kapolda Jateng yang dibacakan oleh Irwasda Kombes.Pol.Budi Yuwono menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019 meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Terima kasih kepada personil TNI dan Polri yang telah bertugas dengan baik dalam operasi ketupat candi 2019 ini, secara keseluruhan pelaksanaan pengamanan mudik lebaran 2019 ini berlangsung aman, tertib dan kondusif,” sebut Irwasda.

“ApelĀ  ini juga sekaligus persiapan pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Penetapan Pemilu (PHPU)”, tambah Kombes.Pol.Budi Yuwono.

Sementara itu Dirlantas Polda Jateng menyatakan untuk korban meninggal banyak terjadi di luar jalur tol dengan kenaikan sekitar 7 persen dari tahun lalu.

“Untuk korban meninggal didominasi kejadian kecelakaan lalu lintas di luar jalur non tol.kenaikan 7 persen dibanding tahun lalu,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Rudy Antariksa usai apel Konsolidasi.

Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019 mencapai 32 orang, naik di banding tahun sebelumnya yang mencapai 12 orang. Adapun jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas justru turun dari 324 pada tahun 2018 menjadi 256 kejadian pada tahun ini.

Dirlantas menambahkan korban meninggal selama penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran tersebut bukan merupakan pemudik. “Mereka sifatnya arus lokal, bukan pemudik,” katanya. Para korban meninggal dunia ini didominasi oleh pengendaran kendaraan roda dua.

Terkait dengan arus balik Lebaran, Rudy menyatakan arus kendaraan pemudik sudah mulai menurun meski belum sepenuhnya kembali dari wilayah Jawa Tengah.
Ia menyebut masih ada sekitar 15 persen pemudik yang belum kembali dari mudik Lebaran.

Meski masih ada pemudik yang belum kembali, ia memastikan rekayasa lalu lintas sudah normal kembali. “Sudah tidak ada ‘one way’ maupun ‘contra flow’,” pungkasnya.**sefrin