Tajam News

Usai Simulasi Prokes , Obyek Wisata Kartini Mantingan Bakal Segera Beroprasi

Rembang,mediatajam.com – Perum Perhutani Kestauan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan menggelar sosialisasi dan simulasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang di Wana Wisata Kartini Mantingan Sabtu ( 06 Februari 2021)

Pertemuan itu dialakukan untuk mendapatkan rekomendasi dari tim Gugus Covid menjelang persiapan launching Wana Wisata Kartini Mantingan .

Kegiatan simulasi dan sosialisasi dihadiri Camat Bulu Slamet Hariyanto selaku Ketua Gugus Covid tingkat Kecamatan , Kapolsek Bulu AKP Roy Irawan , Danramil Bulu Kapten Inf.

Budi Susanto, Tim kesehatan dari Puskesmas Bulu, Kepala Desa Mantingan Sardi , Mahasiswa magang dari dari Universitas Satya Wacana Salatiga serta jajaran Perhutani KPH Mantingan .

Kepala Dinas Pariwisata Rembang Dwi Purwanto melalui Kabid Wisata Purwono mengatakan untuk Wana Wisata Kartini yang akan di buka ini tentunya harus mendapatkan rekomendasi terlabih dahulu dari Gugus Covid Tingkat Kecamatan

“Adapun yang harus dilakukan sebelum tempat wisata ini dibuka terlebih dahulu pihak pengelola melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan di area wisata Kartini dengan mengundang tim Gugus Covid tingkat Kecamatan.
Selanjutnya tim akan melakukan pengamatan apakah protokol kesehatannya sudah diterapkan dan dilakukan atau belum.”ungkapnya

Purwono menjelaskan bila tahapan sudah dilakukan semua maka tim
akan memberikan Rekomendasi kepada pihak pengelola Wana Wisata kartini Rembang untuk dapat membuka wana wisata .
Mengingat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro masih diperpanjang tentu jam buka wana wisata Kartini ini dibatasi.
Hanya boleh buka hari Sabtu dan Minggu saja dengan menerapkan protokol kesehatan, pengunjung yang boleh masuk hanya 50% dari kapasitas hari biasa, loket buka pagi jam 08.00  tutup sore pukul 15.00.” jelas Purwono

Ketua Gugus Covid Kecamatan Bulu Slamet Hariyanto mengatakan Pengelola Wana wisata Mantingan segera saja merencanakan simulasi dalam persiapan membuka arena Wisata agar dimasa pandemi ini wana wisata Mantingan tetap dapat beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai sengan surat edaran Bupati Rembang no 34 tahun 2020.” terang Slamet Haryanto

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Waka Administratur KPH Mantingan Dwi Anggoro Kasih mengatakan selama pandemi pada bulan Maret 2020 Wana Wisata Mantingan berhenti total Padahal salah satu pendapatan KPH Mantingan ada di Wisata.
Walaupun nilainya masih jauh dibanding dengan nilai Penjualan Kayu Jati dan Sonokeling.

“Pada tahun 2019 lalu pendapatan dari wana wisata kartini hampir 600 juta. Sedangkan pada tahun 2020 menjelang Pandemi Covid hanya mendapat 140 jutaan.”pungkasnya (San)