Tajam News

1299 Mahasiswa Baru Unisbank Ikuti PEKAKU

Semarang,Mediatajam.com – Pengenalan kampus dan Akademik (Pekaku) 2019 mulai digelar oleh Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang di Kampus 1 Unisbank Bendangisor Semarang. Hari ini (2/9) Sejumlah 1299 Mahasiswa Baru Unisbank Semarang diwajibkan mengikuti program Pekaku.

Sebelum dimulai program Pekaku, Rapat senat merupakan tanda resmi diterimanya 1299 orang sebagai mahasiswa baru di Unisbank Semarang.

Rektor Unisbank Semarang Dr.Safik Faozi,SH,M.Hum dalam sambutan pembukaan Pekaku menuturkan, pekaku merupakan salah satu kegiatan untuk mengenal bagaimana system perkuliahan di kampus, mulai dari mengenalkan program smart Campus hingga unit kegiatan kemahasiswaan.

Setiap mahasiswa baru Unisbank wajib memahami Aplikasi Smart Campus, karena dengan mamanfaatkan smart campus ini, mahasiswa dapat mengisi KRS,mengunduh materi kuliah hingga pembayarannya melalui Handphone atau internet yang sudah kita sediakan.

Tak hanya itu, pekaku Tahun ini kita mengajak seluruh mahasiswa untuk peduli lingkungan. Tiap tahun kita selalu serukan agar mahasiswa peduli terhadap bumi. Untuk tahun ini, kita kampanyekan kepada mahasiswa baru untuk berpartisipasi dalam mengurangi sampah plastik. Bencana lingkungan akan terus terjadi kalau kita tidak ramah terhadap lingkungan, ujarnya.

Seusai seremonial penerimaaan mahasiswa baru, Pekaku diawali dengan digelarnya Kuliah Umum dengan menghadirkan Gubernur Akpol Irjend.Pol.Drs Achmat Juri,M.Hum dengan tema Peran Perguruan Tinggi Membangun Karakter Mahasiswa yang Cerdas,Terampil dan Berbudi Luhur.

Menurutnya perguruan tinggi merupakan potensi strategis untuk mewujudkan program kerja pemerintah RI yaitu membangun SMD yang unggul dan berkualitas. Akpol telah bersinergi dengan Unisbank Semarang setiap tahunnya untuk menghasilkan produk lulusan yang mempunyai karakter. Kerjasama ini harus terus berkelanjutan. Jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Unisbank Semarang Dr.Safik Faozi,SH,M.Hum. membangun SDM yang unggul dan berkualitas itu tidak hanya sebatas pengetahuan dan ketrampilannya. Namun demikian juga jiwa mahasiswa itu sendiri. Bait Lagu Indonesia Raya sudah menuangkannya secara tegas, bangunlah jiwanya, bangunlah Raganya, ujarnya berorasi berapi-api.*Sefrin/Kar