REMBANG,Mediatajam.com – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Bagian Keuangan setda setempat menggelar sosialisasi penerima bantuan hibah APBD Perubahan . Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh ratusan penerima bantuan hibah digelar di aula lantai 4 Kantor Bupati Rembang
Selasa pagi (06/11/2018)
Tujuan digelarnya kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman prosedur pencairan dan pertanggung jawaban sesuai peraturan yang berlaku
Bupati Rembang H Abdul Hafidz saat dokonfirmasi mediatajam.com menjelaskan bantuan hibah yang diberikan Pemkab tersebut dalam rangka menyambut baik kemajuan atas lembaga pendidikan non-formal yang ada di Kabupaten Rembang. Salah satunya dengan cara memberikan bantuan apa yang menjadi kebutuhan lembaga, pendidikan, masjid, dan pondok pesantren, untuk meningkatkan kwalitas.
“Jadi pemerintah Kabupaten Rembang ini ingin Lembaga yang ada di Kabupaten Rembang maju. Ketika lembaga ingin bergerak maju maka pemerintah ini nyambung. Maka salah satu bentuknya adalah dengan cara memberikan bantuan sebagian dari kebutuhan yang ada. Harapannya tentu dari lembaga-lembaga ini bisa meningkatkan semua kwalitas yang ada. Baik dari pondok Pesantren,
, masjid dan mushala.” terangnya usai kegiatan sosialisasi
Saat ditanya mengenai masih banyaknya masjid yang membutuhkan serapan anggaran dana hibah, tetapi faktanya setiap ada pembangunan masjid masih ada proposal pembangunan masjid.
“Kami tidak bisa mengatakan itu masih banyak atau tidak ada. Tetapi faktanya ketika ada pembangunan masjid contohnya itu kita uji, kita verifikasi, layak dibantu atau tidak. Benar gak
masjid ini layak dibantu atau tidak.” jelas Bupati.
Maksum salah seorang panitia pembangunan masjid di Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang yang menerima dana hibah mengaku, pihaknya mengajukan anggaran untuk pembangunan masjid Al Mubarok
yang ada di desanya. Dengan jumlah kebutuhan anggaran pembangunan Rp 1 miliar lebih.
Semula, permohonan bantuan yang dicantumkan dalam proposal, besarannya mencapai Rp 100 juta.
Setelah dilakukan verifikasi tim dana hibah, hanya terealisasi Rp 30 juta. Sedangkan pembangunan sudah berjalan 60 persen, atau diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 600 juta.
“Untuk pembangunan masjid di Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang. Masjid Al Mubarok Desa Pasar Banggi. Dana hibah tahun ini dapat Rp 30 juta, itu pengajuan tahun 2017. Kebutuhan dana total sampai saat ini sekitar Rp 1 miliar itu belum jadi semua, baru ruangan dalam sudah bagus, itu
total pembangunan sesuai RAP Rp 1 miliar lebih. Saat realisasi baru 60 persen.” pungkasnya.
Selain Rp 17 miliar, pada tahun ini, Pemkab Rembang juga menganggarkan Rp 5 miliar lebih dana hibah untuk 127 lembaga pada anggaran perubahan yang akan segera terealisasi dalam waktu dekat. ( Hasan Yahya)




