Tajam News

Wajib “Ngaes” Sebelum Melaut Agar Kapal Tak Mudah Rusak

REMBANG,Mediatajam.com – Seminggu setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga ratusan nelayan asal Sarang , Kragan dan Rembang yang menyandarkan kapalnya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bonang Kecamatan Lasem mulai sibuk melakukan perawatan sebelum melaut

Sebelum berangkat sebagain pemilik kapal – kapal itu terlebih dahulu melakukan perawatan atau istilah bekennya biasa disebut “Ngaes” .Ngaes yang dimaksud adalah membersihkan kerak atau jamur yang menempel di bagian lambung kapal agar kapal tidak mudah rusak .Adapun caranya kapal terlebih dahulu diderek ke permukaan air kemudian dibersihkan

Berdasarkan pantauan mediatajam.com di lapangan, pembersihan tersebut dilakukan oleh satu rombongan pekerja yang berjumlah sekitar 7 orang.

Salah satu pekerja derek kapal Suwarman warga Desa Sriombo Lasem mengatakan, penderekan kapal ini tentunya saat cuaca baik dan tidak ada gelombang tinggi.

“Rata rata yang kita derek ke tepian atau daratan yakni jenis kapal pursin. Baik yang berkapasitas besar maupun kecil,”katanya.

Adapun biaya borongan dari pembersihan kapal itu yakni sekitar Rp. 1.2 juta. Baik dari ongkos tenaga maupun derek kapalnya.

“Biaya Rp. 1.2 juta sudah termasuk ongkos derek dan tenaga pembersihan kapal. Hanya saja, saat pembersihan itu dilakukan selama dua kali. Yakni di bagian atas dan bawah kapal. Dan itu juga sekali kerja bisa sampai 2 hingga 3 jam. Bahkan selama 2 hari,”paparnya.

Untuk melakukan penderakan kapal ini mereka memilih cuaca yang baik. Sehingga di saat melakukan penderekan kapal bisa berjalan mulus.

“Pas air laut surut atau cuaca baik, tak bergelombang. Sebab jika tak memilih cuaca baik, maka akan bisa membahayakan pekerja itu sendiri,”pungkasnya. (Hasan Yahya)