Semarang, Mediatajam. Com_ Memperingati Hari Santri Nasional yang ke-4 Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo bersilaturahmi sekaligus memberikan arahan kepada para santri dan santriwati di aula ponpes bugen Al Itqon. Sabtu (20/10/2018)
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono, M.M, M.Hum, pengasuh ponpes bugen Al Itqon KH. Ahmad Kharis Sodaqoh , Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Drs H. Farhani , ketua NU kota Semarang H. Drs Anasom , Pimpinan Padepokan Ki Ageng Sendang Pondok Bijahi KH. Abah Sulthon Basyaiban serta ribuan santri dan santriwati juga jamaah yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya Presiden RI mengingatkan kepada para santri dan santriwati bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar terdiri dari beberapa macam suku, ras, agama, dan budaya.
“Saya ingin mengingatkan bahwa bangsa kita adalah bangsa besar maka toleransi antar umat dan agama sangatlah penting di perlukan di negara ini guna menjaga keamanan dan ketentraman di Indonesia ini” ucapnya.
“Marilah kita sama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah ukhuwah watoniah sebagai bangsa yang besar, bangsa yang bermartabat” tambahnya.

Menjelang Pilpres dan Pileg 2019 Presiden juga mengingatkan akan bahaya ancaman berita hoax, fitnah serta hujatan-hujatan yang tidak ada bukti.
“Saya berpesan kepada kalian menjelang pilihan rakyat 2019 banyak isu-isu fitnah, berita-berita hoax yang tidak tau asal usulnya padahal seperti itu dilarang oleh agama kita” terangnya.**hms/sefrin





