Tajam News

Memaknai Pahlawan Bangsa,Ini Penjelasan Kadinsos Jateng

Semarang.Mediatajam.Com. Kepala Dinas Sosial Prov Jateng , Nur Hadi Armianto mengatakan , bahwa konsep kepahlawanan itu ada dua pengertian yakni pahlawan secara formal dan informal.

“Pahlawan kalau menurut kami ini ada dua ,yaitu Pahlawan Formal yang mendapatkan SK atau putusan dari bapak Presiden yang sudah melalui mekanisme, sedangkan Pahlawan informal adalah orang-orang yang memiliki dedikasi dan sumbangsih tinggi bagi negara. Namun tidak menutup kemungkinan, adalah orang-orang yang berjasa untuk lingkungan sekitar.”jelas Nur Hadi dalam dialog bersama parlemen Jateng dengan tema’Memaknai Pahlawan Bangsa’ yang disiarkan berlangsung  MNC Radio Trijaya FM  di Hotel Harris, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Senin (12/11/18).

Menurutnya,Pahlawan formal dalam UU No 20/2009 tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan adalah warga negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah NKRI yang gugur demi membela bangsa dan negara. Penghargaan diberikan kepada Presiden. Mereka lantas diberi gelar Pahlawan nasional.

Nur Hadi menambahkan, Dinas Sosial sejatinya juga memiliki banyak pahlawan-pahlawan informal. Mereka mendedikasikan dirinya secara sukarela seperti membantu di panti jompo maupun di tempat-tempat sosial lainya  secara sukarela dan mereka militan.

“Di kami ini di Dinas Sosial banyak banget pahlawan yang bekerja tanpa pamrih dan tidak  di bayar,ada yang namaya PSM ( Pekerja Sosial Masyarakat)itu ribuan orang yang kalau ada permasalahan kesejahteraan sosial dia berkoordinasi dengan para pihak trkait memberikan masukan supaya segera di tangani.”tambahnya .

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi menambahkan, bahwa pahlawan di era sekarang ini berbeda dengan era perjuangan jaman dulu yang meraih kemerdekaan sampai mengorbankan nyawa.namun di era sekarang kata dia  sosok Pahlawan adalah mereka  orang yang berbuat baik pada sesama, rela berkorban, bermartabat dan bertanggung jawab.

“Mereka  pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur di medan pertempuran dan yang mengonsep negara ini menjadi negara kesatuan,” ujarnya.

Dikatakanya,saat ini para remaja ,anak-anak perlu diberikan pengertian tanggung jawab agar selalu berbuat baik dan peka terhadap situasi lingkungan .”mereka harus tau bahwa  hidup kita saat ini ada peran atau jasa para pahlawan yang rela berkorban demi tegaknya NKRI .“ pungkasnya .** Tomo