BLORA,Mediatajam. Com – Sebanyak 7 tiang listrik yang berada di Desa Pulo Kecamatan Kesungtuban Kabupaten Blora roboh.Robohnya tiang tersebut akibat diterjang angin kencang dan hujan deras yang terjadi Kamis hingga
Jum’at (30/11/18) dini hari.
Manajer Perusaha Listrik Negara (PLN ) Rayon Cepu, Muhammad Alwi Sofian saat dihubungi wartawan mengatakan robohnya 7 tiang listrik yang hampir semua posisinya berada di area persawahan itu akibat hujan deras dan angin kencang .Akibat peristiwa itu penyaluran listrik di wilayah setempat sempat terganggu.
“7 tiang listrik yang ada di area persawahan yang roboh itu posisinya semua ada di Desa Pulo , “ungkapnya Jum’at pagi (30/11) pagi.
Lebih lanjut Alwi jelaskan ,akibat robohnya tiang listrik itu , jaringan listrik di wilayah Kecamatan Kedungtuban sampai wilayah Kecamatan Randulatung padam. Meski ada sebagian titik yan sudah mulai menyala ,namun ada sejumlah yang mati listrik
“Padam di sekitar di daerah Kedung tuban sampai Randublatung selama 2 jam . Semalam kita langsung memantau semua titik yang terkena insiden ini. bahkan hingga saat ini kami masih berupaya mempersempit area pemadaman dan mensterilka. lokasi tiang listrik yang roboh agar tidak didekati warga karena cukup berbahaya.
Pihaknya memastikan, dalam satu hari pengerjaan perbaikan bisa selesai dilakukan. Termasuk rencananya akan mengganti tiang listrik yang sudah roboh dengan pemasangan tiang listrik baru di lokasi yang baru pula.
“Setelah kita petakan kemana saja tiang listrik menyalurkan jaringan
Kita siapkan tiang listrik baru, nantinya kita pasang di tempat yang berbeda dari titik semula. Misal nanti kita bisa lebih dekatkan dengan jalan raya. Karena saat ini yang berada di area persawahan harus diakui menjadi lokasi yang rawan,”tandasnya
Selain itu pihaknya hingga saat ini masih terus aecara intensif melakukan inspeksi di seluruh jaringan listrik rayon Cepu. Yang menurutnya masih rawan, saat ini yakni jaringan listrik yang melintas kawasan hutan karena rawan tertimpa pohon tumbang. “pungkasnya .*san




