Tajam News

Bupati Rembang Bakal Terapkan E – Kinerja Ratusan ASN Dimutasi

REMBANG,Mediatajam.com – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintahan Kabupaten Rembang yang terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, dan Kepala Sekolah dilantik .

Upacara pelantikan digelar secara resmi di aula lantai 4 kantor Bupati setempat , Senin pagi (21/01/2019).

Hadir dalam pelantikan Bupati Rembang, Wakil Bupati, Sekda, para Assisten, Kabag, dan Kepala OPD setempat.

Dalam kesempatan itu Bupati mewacanakan penerapan E – Kinerja. Dimana nanti, besar kecil pendapatan pegawai dapat ditentukan melalui kinerja perseorangan.

Menurutnya, penerapan kebijakan E-Kinerja menunggu evaluasi analisis beban kerja jabatan tahun ini rampung. Diperkirakan baru akan rampung akhir 2019. Sementara penerapan E-Kinerja diperkirakan tahun 2020.

“Kami merencanakan akan menerapkan E- Kinerja, kalau kita berbicara kesejahteraan, nanti bersama-sama untuk memberikan pelayanan se baik-baiknya, sepuas-puasnya. Saya sudah menugasi pihak terkait untuk evakuasi analisis beban kerja, jabatan tahun ini selesai kita akan menuju e-kinerja, siapa yang rajin akan mendapatkan penghasilan yang besar,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengaku, Setelah diterapkan sistem E-Kinerja, gaji pejabat bisa lebih kecil dari bawahannya. Begitupun sebaliknya, gaji bawahan bisa lebih besar dari pimpinan. Karena sudah berdasarkan analisis beban kerja dari dinas terkait.

“Ya bisa jadi gaji pejabat itu lebih kecil dari bawahannya. Karena itu untuk memaksimalkan kinerja dan pelayanan, maka hal itu akan kami lakukan. Gak, gak akan protes, karena itu sudah sesuai dengan kinerja,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, juga terlihat sejumlah pejabat, seperti Camat, para Kabag, Kabid, Kasi, serta Sekcam dirotasi. Contohnya, Camat Kaliori H Mustholih dirotasi menjadi Camat Rembang kota. Sedangkan Camat Lasem Harjono dirotasi menjadi camat Kaliori. Selain itu, ada juga pejabat yang menduduki jabatan Plt ditetapkan menjadi pejabat definitif. Sedanngkan jabatan yang kosong diisi oleh pejabat yang baru.

Jumlah pejabat, pengawas, dan guru yang mengikuti pelantikan dalam kesempatan itu, adalah 146 orang. Dengan rincian 8 Orang Pengawas Sekolah, 2 Orang Kepala Sekolah, 84 Pejabat, dan 52 Administrator.(san)