Kendal ,mediatajam.com – Kepengurusan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Cabang Kabupaten Kendal didorong untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Salah satunya, megaproyek yang sedang dikerjakan oleh Kawasan Industri Kendal (KIK).”
IKA PMII ini pengurusnya beragam. Ada yang politisi, akademisi, kiai, pegiat sosial dan lain sebagainya. Ketika tim ini bergerak bareng, peran yang dimainkan signifikan. Termasuk terkait KIK, harus bisa dipastikan kemanfaatannya untuk daerah,” tegas Akhmad Muqowam, Ketua Umum PB IKA-PMII usai melantik pengurus cabang Kendal, hari ini (23/3), di Pendopo Kabupaten Kendal.
Menanggapi hal itu, Muhammad Makmun, Ketua PC IKA PMII Kendal yang baru saja dilantik menyatakan siap menerima tantangan. Dikatakan, timnya terdiri dari SDM yang kompeten.
“Selain pengurus harian, sudah terbentuk pengurus lembaga. Dari departemen Hukum dan Pemerintahan, Pemberdayaan Ekonomi, hingga Keagamaan. Terkait KIK, kami akan terus kawal agar tetap on the track. Masyarakat bisa merasakan manfaatnya, termasuk penyerapan tenaga kerja,” terang Makmun, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kendal.
Pengukuhan pengurus IKA PMII Kendal dilanjutkan sarasehan dengan tema Kawasan Industri di Kendal yang menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya. Dari Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Kendal, DPRD Kendal dan pakar lingkungan dari Undip Semarang.
“Saya tantang IKA PMII Kendal untuk dorong KIK ini wujudkan eco-industry. Manfaat ekonomis dirasakan masyarakat, kelestarian ingkungan tetap diperhatikan,” tegas Prof Sudharto P Hadi, MES, PhD, Guru Besar Manajemen Lingkungan Undip.
Panitia Sulhanudin Attar menyampaikan, kegiatan ini untuk mengumpulkan para alumni PMII yang ada di Kendal. Tidak hanya ajang kumpul-kumpul, tegasnya, juga untuk menggerakkan isu yang berkembang di masyarakat.
Kegiatan dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen dan tokoh masyarakat. Diantaranya Ansor dan Banser, Komunitas Gusdurian, Muhammadiyah, Pemuda Pancasila. Selain itu juga jajaran Forkompinda.*m.syifak


