Tajam News

Perolehan Kursi Meningkat , PKS Rembang Tolak Aksi People Power

REMBANG, mediatajam.com – Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Rembang menolak ikut aksi massa atau people power, pada tanggal 22 Mei mendatang, yakni saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan hasil Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden.Terkait hasil Pilpres,

Sekretaris DPD PKS Kabupaten Rembang, Agus Sutrisno saat dikonfirmasi wartawan menyatakan pihaknya menunggu keputusan penyelenggara.Menurut Agus, pengurus PKS di Rembang, tidak mengenal people power. Pihaknya sekaligus ingin situasi khususnya di Kabupaten Rembang tetap aman dan kondusif.“Kita pengin Rembang yang guyup, rukun. Toh kehidupan harus terus berlanjut, nggak hanya berhenti di sini. PKS berpegang bagaimana menjaga negara ini tetap aman. Pemilu sudah ada aturan main dan penyelenggara. Kita serahkan sama aturan main dan keputusan penyelenggara saja,” beber Agus. Usai mengikuti kegiatan buka bersama di Pendopo Museum Kartini Rembang baru baru ini

Di kalangan internal PKS Kabupaten Rembang sendiri, pihaknya sudah selesai menggelar konsolidasi kader dan calon legislatif yang maju dalam Pemilu 17 April lalu. Konsolidasi berlangsung di Gedung Hemat Rembang, untuk mengevaluasi, sekaligus mempersatukan kembali semua elemen, pasca Pemilu.Kebetulan PKS menggondol 3 kursi DPRD Rembang, atau meningkat dua kursi. Saat Pemilu Legislatif 2014 silam, hanya menduduki 1 kursi.

“Pinginnya bisa dapat 4 kursi, biar bisa bentuk fraksi sendiri. Tapi hasil 3 kursi ya tetap kita syukuri. DPD sudah adakan konsolidasi. Apapun hasilnya, kita sampaikan sebagai kerja keras kita, semua kader, Caleg dan siapapun. Usai Pemilu, ayo kita kembali membina diri, keluarga dan masyarakat. Nggak ada lagi persaingan, kembali seperti semula, “ tandasnya.

DPD PKS Rembang berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan semua pihak, termasuk bersama partai politik lain, demi kemajuan Kabupaten Rembang ke depan.(san)