REMBANG,Mediatajam.com – – Sarmin warga RT 3 RW 1 Dukuh Ngampel Desa Karas Kecamatan Sedan mengalami nasib nahas .
Pasalnya, pria paruh baya yang sehari hari bekerja sebagai buruh tani ini mengalami luka bakar serius di rumahnya sendiri akibat ulah menantunya Kamis malam
(25 – Juli 2019)
Tak hanya Sarmin, Roggib (32) sang menantu pun ikut terbakar. Diduga insiden itu karena ulah dari Roggib yang memang dengan sengaja membakar pakaian sang istri Wafikhatus Aslamiah (27)
saat cek cok berlangsung.
Dari Informasi yang dihimpun kronologi peristiwa pertengkaran hingga berujung terbakarnya mertua dan menantu
bermula saat itu Sarmin melihat putrinya itu lari ke luar rumah karena bertengkar dengan suaminya
Melihat situasi tersebut, Sarmin yang tinggal tak jauh dari rumah putrinya sontak masuk ke dalam rumah menantunya . Alih-alih ingin melerai sembari menyelamatkan pakaian putrinya yang telah terbakar dengan cara merebut sisa bensin dalam botol yang masih dipegang Roggib, justru mereka berdua ikut terbakar hingga gosong dan parah lantaran tersulut api dari tumpahan bensin di lantai ruang tengah rumah menantunya
Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa Kapolsek Ini
Rohmad mengungkapkan bahwa kejadian itu bermula dari pertikaian rumah tangga antara Wafikhatus dan Roggib.
“Cek-cok itu antara pasangan suami istri Raggib dan Wafikhatus. Saat itu Wafi putrinya Pak Sarmin ke luar rumah. Lalu si Sarmin masuk ke dalam rumah untuk merebut sisa bensin. Akan tetapi bensin itu tumpah ke lantai dan tersulut api hingga membakar mereka berdua,”urainya.
Dari kejadian itu, Sarmin dan Roggib dilarikan ke RSU dr. R. Soetrasno Rembang. Selain itu dari hasil penanganan tim medis, Sarmin di rujuk ke rumah sakit Semarang.
“Hasil penanganan tim medis rumah sakit, Sarmin mengalami luka bakar 80 persen, sedangkan Roggib luka bakar 70an persen. Dan untuk Sarmin telah dirujuk ke rumah sakit Semarang,”paparnya.
Kemudian, saat ditanya mengenai dugaan sementara terkiat kasus itu, pihak kepolisian masih mendalami hal tersebut.
“Untuk saat ini masih kita dalami dan masih dalam pengembangan,”pungkas dia.
Sementara itu, Istri Sarmin, Khamidah mengaku jika permasalahan itu datang karena sikap Roggib selama ini kepada putrinya selama bertahun-tahun.
“Memang Roggib itu suka mukul, kasar sehingga Wafikhatus sudah tidak suka lagi. Bahkan ingin pisah,”paparnya.
Tak hanya itu, detik-detik insiden itupun terjadi pada Kamis (25/7) siang. Hanya saja, Wafikhatus masih menolak untuk diajak pulang ke rumahnya sendiri yang ,asih berdekatan dengan rumah Sarmin.
“Sebelum kejadian (bakar pakaian) ini sudah bertengkar di siang harinya. Namun Anak saya (Wafikhatus) tak mau diajak pulang. Dan saya pun melarangnya untuk pulang ke rumah. Takutnya nanti dibunuh atau diapa-apakan gitu. Malah malamnya cek-cok lagi dan terjadi ini,”bebernya.(san)


