REMBANG,mediatajam.com _ Selain beberapa tempat wisata pantai dan tempat wisata relegi serta tempat wisata sejarah di Kecamatan Lasem , kini obyek wisata di Kab.Rembang bertambah , kali ini ada tempat wisata alam arung jeram di Desa Panohan Kecamatan Gunem tepatnya di sekitar lokasi waduk panohan
Tempat wisata alam hasil inovasi dari Komunitas Pecinta Wisata (Kopeta) dan Karang Taruna Desa setempat bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tersebut dilouncing langsung oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto Minggu (2 Maret 2017) pagi
Selain Bupati dan Wakil Bupati Rembang pada kegiatan launching wisata alam menikmati arus sungai dari waduk panohan tersebut Sekretaris Daerah Drs. Subakti, Kasdim 0720 Rembang Mayor Hariyanto, S.Sn, Kabag Sumda Polres Rembang Kompol Riwayat Sosiayanto, S.H,M.Si, Camat Gunem Teguh Gunawarman serta puluhan anak muda.
Sejak dari titik start sampai finish ada beberapa titik turunan arus sungai yang memberikan sensasi bagi pengunjung. Selain itu keberadaan batu-batu di sepanjang sungai menambah keseruan river tubing panohan.
Bupati Rembang Abdul Hafidz seusai trial mengaku sempat ragu-ragu bisa sampai finish atau tidak, pasalnya Bupati beberapa kali sempat terbalik dan basah kuyub. Namun setelah merasakan keseruannya, akhirnya bisa yakin dan sampai titik finish.
“Hal ini menjadi salah satu upaya untuk memanfaatkan waduk panohan menjadi destinasi wisata dimana Pemkab Rembang bekerja sama dengan Perhutani. Paling tidak ini bisa menambah kesejahteraan masyarakat,”terangnya .
Bupati menuturkan pemkab akan membantu memperbaiki akses jalan masuk dengan lapis hotmix. Dan jika Perhutani mengijinkan, Pemkab akan mendirikan gazebo-gazebo di kawasan waduk panohan.
Sementara itu Wakil Bupati Bayu Andriayanto menyebut river tubing merupakan wahana adventure hasil inovasi dari berbagai pihak seperti Komunitas Pecinta Wisata (Kopeta) Rembang, Karang Taruna setempat dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang. Sebagai evaluasi, Wabup pengelola dalam hal ini Karang Taruna lebih meningkatkan lagi dari segi keamanan bagi pecinta arung jeram dan rutenya bisa ditambah.
“Selain itu harus diperhitungkan jumlah petugas atau pemandunya. Karena jika sudah banyak pengunjungnya maka diperlukan keberadaan pemandu di titik-titik tertentu,”ungkapnya.
Butuh peran banyak pemuda karang taruna setempat, dalam pengembangan wisata di waduk panohan. Menurut Wabup di waduk panohan ada banyak daya tarik yang bisa dikembangkan, seperti tempat pengunjung untuk foto eksis sambil menunggu giliran river tubing, yang tentu dibutuhkan banyak pemandu.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Bina Remaja Desa Panohan, Muhammad Soleh mengatakan trial tersebut akan dilakukan selama kurang lebih dua minggu. Bagi masyarakat yang berminat cukup membayar Rp. 15 ribu sudah termasuk ban, pelampung dan helm.
Wisata alam yang memanfaatkan arus sungai dengan ban dalam mobil tersebut memiliki rute dengan panjang sekira 800 meter dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit. Selama itu pula pengunjung dijamin merasakan keseruan river tubing bersama teman-teman.**Hasan Yahya


